" /> TNeutron - Page 22 of 86 -

Faktor Sedimen Suatu Daerah

Adapun masing – masing faktor dapat dijelaskan sebagai berikut : A. Erositas Hujan (R) Erosivitas hujan adalah kemampuan air hujan sebagai penyebab terjadinya erosi yang bersumber dari laju dan distribusi tetesan air hujan, dimana keduanya mempengaruhi besarnya energi kinetik air hujan. Berdasarkan data curah hujan bulanan, faktor erosivitas hujan (R). B. Erodibilitas Tanah (K) Nilai erodibilitas tanah (K) ditentukan oleh ...

Read More »

Faktor Suhu Pertumbuhan Rumput Laut

Faktor eksternal merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dari luar tubuh rumput laut. Pada penanaman rumput laut faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan adalah dari sisi ekologis atau media hidup rumput laut tersebut. Suhu perairan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mempelajari gejala-gejala fisika air laut dan perairan yang dapat mempengaruhi kehidupan hewan dan tumbuhan pada perairan tersebut. Suhu perairan ...

Read More »

A Regional Sediment Factors

As each – each factor can be explained as follows: A. Erositas Rain (R) Erosivitas rain is the ability of rainwater as the cause of the erosion that comes from the rate and distribution of raindrops, which both affect the magnitude of the kinetic energy of raindrops. Based on the monthly rainfall data, rainfall erosivitas factor (R). B. Erodibility Land ...

Read More »

Daerah Aliran Sungai

Secara umum Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat didefinisikan sebagai suatu wilayah, yang dibatasi oleh batas alam, seperti punggung bukit atau gunung, maupun batas bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang turun di wilayah tersebut memberikan kontribusi aliran ke titik kontrol (outlet) (Suripin, 2002). Daerah Aliran Sungai merupakan suatu cekungan geohidrologi yang dibatasi oleh daerah tangkap air dan dialiri ...

Read More »

Perhitungan Laju Pertumbuhan Rumput Laut

Pertumbuhan rumput laut dikategorikan dalam pertumbuhan somatik dan pertumbuhan fisiologis. Pertumbuhan somatik merupakan pertumbuhan yang diukur berdasarkan pertambahan berat, panjang thallus sedangkan pertumbuhan fisiologis dilihat berdasarkan reproduksi dan kandungan koloidnya. Laju pertumbuhan dihitung menurut pertambahan berat terhadap bibit yang ditanam dan dinyatakan dalam persen per hari. Angka pertumbuhan diperlukan untuk meramalkan produksi pada waktu panen. Dengan melihat angka pertumbuhan dapat ...

Read More »

Kandungan Kalium Perairan Laut

Kalium diperlukan tanaman dalam jumlah yang kecil digunakan sebagai katalisator terutama dalam pengubahan protein dan asam amino, namun kalium merupakan kadar terbesar yang terkandung dalam rumput laut. Kekurangan kalium dapat menyebabkan terhambatnya fotosintesis dan bertambahnya respirasi sehingga mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan kerapuhan pada tumbuhan sehingga mudah patah dan rusak (Dwidjosaputro, 1992). Kalium juga dapat mengaktifkan kerja beberapa enzim, dan merupakan ...

Read More »