" /> Pengujian Mutu Pangan Archives | TN Pangan
Home > Pengujian Mutu Pangan

Pengujian Mutu Pangan

Mutu Air Untuk Industri

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Fungsi air bagi kehidupan tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Air hampir dapat melarutkan segala jenis senyawa baik senyawa organik maupun senyawa anorganik, sehingga disebut sebagai pelarut universal. Bagi manusia, air berperan dalam kegiatan pertanian, industri dan pemenuhan kebutuhan rumah tangga seperti mandi, mencuci serta kebutuhan ...

Read More »

Prinsip dan Metode Pengujian Mutu Keripik

a) Pemeriksaan keadaan dengan cara organoleptik terhadap warna, bau, rasa dan tekstur. b) Penentuan kadar air dengan metode oven, dengan prinsip kehilangan bobot pada pemanasan 105oC dianggap sebagai kadar air yang terdapat pada contoh. Metode destilasi dengan prinsip pemisahan azeotrapik air dengan pelarut organik c) Penentuan kadar abu dengan prinsip pada proses pengabuan zat-zat organik diuraikan menjadi air dan CO2 ...

Read More »

Pengujian Komposisi Air

Derajat keasaman (pH), Suhu/Temperatur, Zat padat terlarut dan zat padat tersuspensi , Warna dan Amoniak (NH3) Alat (1) pH meter (2) Gelas ukur 50 ml (3) Batang pengaduk (4) Corong kaca (5) Neraca analitik (6) Gelas ukur 100 mL (7) Penjempit tabung reaksi (8) Pipet tetes (9) Corong pipet volume 5 ml (10) Termometer (11) Kompor gas (12) Pipet volume ...

Read More »

Metode Pengujian Mutu Susu Segar

1) Pemeriksaan berat jenis dengan menggunakan alat Laktodensimeter yang ditera pada suhu 27,5oC. Prinsip pengujian ini adalah bahwa benda padat yang dimasukkan kedalam suatu cairan akan mendapatkan tekanan keatas seberat volume cairan yang dipindahkan. Berat jenis diukur antara suhu 20o – 30oC disesuaikan pada: 2) Pemeriksaan kadar lemak dengan metode Gerber dengan prinsip Asam sulfat pekat merombak dan melarutkan kasein ...

Read More »

Metode Pengujian Mutu Air

1) Metode Pengumpulan Data Pengambilan sampel air permukaan dan air sumur masing- masing sebanyak 2 liter dilakukan dengan mengunakan alat water sampler. Sampel yang diambil tersebut diawetkan dengan cara didinginkan sampai suhu 4oC. Sampel yang telah diawetkan ini kemudian dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. Metode yang digunakan untuk analisis sampel secara rinci disajikan pada Tabel 15. Pengumpulan data primer kualitas ...

Read More »

Pengujian Mutu Tepung Tapioka

a) Keadaan (Bentuk) Prinsip Pengamatan contoh uji dengan indera penglihatan dan indera peraba yang dilakukan oleh panelis yang mempunyai kompetensi pengujian organoleptik. Cara kerja (1) Taburkan contoh uji secukupnya di atas gelas arloji yang bersih dan kering; (2) Amati dan raba contoh uji tersebut untuk mengetahui bentuk contoh uji; (3) Lakukan pengerjaan minimal oleh 3 orang panelis. Cara menyatakan hasil ...

Read More »