Etilen dapat dihasilkan oleh jaringan tanaman hidup pada waktu-waktu tertentu. Etilen juga merupakan suatu gas yang dalam kehidupan tanaman dapat digolongkan sebagai hormon yang aktif dalam proses pematangan. Disebut hormon karena memenuhi kriteria sebagai hormon tanaman yaitu bersifat mobil (mudah bergerak) dalam jaringan tanaman dan merupakan senyawa organik. Etilen dapat menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan penting dalam proses pertumbuhan dan pematangan hasil-hasil pertanian.<\/p>\n
Senyawa ini disamping dapat memulai proses klimaterik, juga dapat mempercepat terjadinya klimaterik. Etilen adalah senyawa hidrokarbon tidak jenuh yang pada suhu ruang berbentuk gas. Etilen dapat dihasilkan oleh jaringan tanaman hidup pada waktu-waktu tertentu. Senyawa ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan yang penting dalam proses pertumbuhan dan pematangan hasil-hasil pertanian. Etilen adalah suatu gas yang dalam kehidupan tanaman dapat digolongkan sebagai hormon yang aktif dalam proses pematangan.<\/p>\n
Etilen disebut hormon karena dapat memenuhi kriteria sebagai hormon tanaman, bersifat mobil (mudah bergerak) dalam jaringan tanaman, dan merupakan senyawa organik. Etilen disamping dapat memulai proses klimaterik, juga dapat mempercepat terjadinya klimaterik, seperti terlihat pada gambar 2.2. Pada gambar ini terlihat bahwa buah adpokat yang disimpan dalam udara biasa akan matang setelah 11 hari. Namun apabila buah tersebut disimpan pada udara yang mengandung 10 ppm etilen selama 24 jam, maka buah tersebut akan matang selama 6 hari penyimpanan.
\n
<\/a>
\nGambar 17. Pengaruh penggunaan etilen pada buah adpokat terhadap waktu terjadinya klimaterik<\/p>\n