<\/a>
\nGambar 14. Skema (kurva) hubungan antara proses pertumbuhan dengan jumlah CO2 yang dikeluarkan (Syarief H., dkk., 1977)<\/p>\nPada gambar tersebut terlihat bahwa jumlah CO2 yang dikeluarkan akan terus menurun, kemudian pada saat mendekati \u201dsenescene\u201d produksi CO2 kembali meningkat, dan selanjutnya menurun lagi. Buah-buahan yang melakukan respirasi semacam itu disebut buah klimaterik, sedangkan buah-buahan yang jumlah CO2 yang dihasilkannya terus menurun secara perlahan sampai pada saat senescene disebut buah nonklimaterik.<\/p>\n
d. Pematangan<\/strong>
\nProses pematangan buah sangat menarik untuk dipelajari. Perubahan yang secara umun mudah diamati adalah berubahnya warna kulit yang tadinya hijau menjadi kuning, buah yang tadinya bercita rasa asam menjadi manis, tekstur yang tadinya keras menjadi empuk (lunak), serta timbulnya aroma khas karena terbentuknya senyawa-senyawa volatil atau senyawa-senyawa yang mudah menguap.
\nC6H12O6 + 6O2 \u2013> 6CO2 + 6H2O + energi
\n<\/strong>Proses pematangan diartikan sebagai suatu fase akhir dari proses penguraian substrat dan merupakan suatu proses yang dibutuhkan oleh bahan untuk mensintesis enzim-enzim yang spesifik yang di antaranya digunakan dalam proses kelayuan.<\/p>\ne. Kelayuan (senescence)<\/strong>
\nSecara alami, setelah buah mengalami pematangan segera akan menuju ke proses berikutnya yaitu kelayuan. Akan tetapi seringkali proses kelayuan ini tanpa diawali dengan proses pematangan, kejadian ini terjadi pada buah-buahan yang mengalami kerusakan, misalnya terjadinya memar, luka dan sebagainya. Terjadinya kelayuan pada buah ini mudah diamati yaitu ditandai dengan kulit buah menjadi berkerut sebagai akibat berkurangnya kadar air di dalam buah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Fisiologi buah-buahan sangat penting diketahui untuk tujuan penanganan dan pengolahan. Fisiologi buah-buahan berkaitan dengan aspek-aspek: proses pertumbuhan dan respirasi seperti pematangan, kelayuan (senescene), klimaterik, dan peran etilen pada proses pematangan buah. a. Proses pertumbuhan dan respirasi Tahap-tahap proses pertumbuhan buah pada umumnya meliputi pembelahan sel, pendewasaan sel (maturation), pematangan (ripening), kelayuan (senescene) dan pembusukan (deterioration). …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1383,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[863],"tags":[2160,2165,2167,2166,2169,2162,2168,2164,2163,2161],"class_list":["post-1384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-menyimpan-hasil-pertanian","tag-fisiologi-buah","tag-fisiologi-buah-apel","tag-fisiologi-buah-dan-biji","tag-fisiologi-buah-durian","tag-fisiologi-buah-kelapa-sawit","tag-fisiologi-buah-mangga","tag-fisiologi-buah-manggis","tag-fisiologi-buah-nanas","tag-fisiologi-buah-pinggang","tag-fisiologi-buah-tomat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1384"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1384\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2909,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1384\/revisions\/2909"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1383"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/pangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}