Home > Teknologi Bahan Furnitur

Teknologi Bahan Furnitur

Tahapan Teknik Politur

a) Menutup Pori dengan Filler/Wood tilling in Agar permukaan kayu lebih padat dan pejal secara merata, maka pori-pori kayu dilabur/ditutup dengan filler. Filler dapat dibuat dari kapur tembok atau batu apung, namun hasil wood tilling in kurang bagus, untuk menghasilkan wood tilling in yang terbaik, dianjurkan menggunakan wood filler yang telah jadi dan dapat diperoleh dipasaran dengan mudah. Setelah benda ...

Read More »

Persiapan Teknik Politur

a. Persipan Shellac Polish Polish biasanya disiapkan dari pencampuran shellac dan methylated spiritus dalam perbandingan 1 kg shellac : 4,5 liter ms. Untuk keperluan yang sedikit dapat dicampurkan antara 125 gram – 225 gram : 1 liter spiritus. Pencampuran 1 : 45 adalah cukup kental yang biasanya dilakukan untuk pekerjaan tangan. Pencampuran sebaiknya dilakukan pada tempat yang terbuat dari keramik ...

Read More »

Bahan Pembuat Thinner

Selulose nitrat pertama kali ditemukan oleh beberapa orang ahli kimia pada awal abad ke-19, yaitu Braconnet dari Perancis (1833), Schonbein dari Swiss (1845), dan Parkes dari Inggris (1855). Pada awalnya, Parkeslah yang memproduksi selulose nitrat serta mengkomersialkan sebagai bahan reka oles. Pada tahap awal itu, perkembangan kualitas teknik bahan itu sangat lambat karena keterbatasan bahan pelarut (solvent) yang dipakai sebagai ...

Read More »

Bahan Finishing Ramah Lingkungan

Bahan finishing politur ramah lingkungan adalah bahan finishing yang tidak mengandung toxin, yaitu apabila diaplikasikan, selain berfungsi proteksi dan dekorasi, juga mengandung fungsi hygenis. Bahan finishing politur ramah lingkungan sama seperti bahan finishing lainnya, yaitu setelah diaplikasikan akan mengering serta membentuk suatu lapisan keras, rata dan berwarna solid atau transparan (clear). Hasil dari suatu lapisan yang mengering menutupi serat kayu ...

Read More »

Aplikasi Bahan Stoping

(1) Button shellac Button shellac dipanaskan denga seterika atau langsung dibakardengan nyala api, setelah meleleh diteteskan pada lubang yang dimaksud kemudian ditekan dengan jari tangan. Dalam beberapa menit setelah kering sisa button shellac dikikis dengan pahat yang tajam sehingga rata dengan permukaan benda kerja. Button shellac sangan cocok untuk lubang yang relative kecil. Keuntungan pemakaian Button shellac :  – ...

Read More »

Penggunaan Fibre Glass

Fibre glass adalah penemuan akhir pada stopping , terdiri dari dua bagian material yang jika dicampur akan mengeras pada sat yang singkat, karena proses kimia fibre glass tidak mengenal penyusutan. Fibre glass sangat cocok untuk perbaikan pada lubang yang cukup luas sisi sudut pojokan atau moulding. Diperlukan keterampilan yang rendah untuk membentuk dan menyamakan dengan sekelilingnya yang rusak. Juga kekerasan ...

Read More »