Pengertian Kaca

Kaca adalah zat tembus cahaya dan jernih yang terjadi jika tanah kersik dalam bentuk pasir kwarsa dan batu api yang ditumbuk atau batu pasir yang dilebur bersama dengan zat-zat kimia. Kaca mengandung silika (pasir), potasium, kapur, dan beberapa bagian bahan kimia yang lain. Semua bagian bahan ini dicairkan dan disejukkan pada suhu udara tertentu untuk menjadikannya keras tapi licin. Kaca merupakan bahan yang banyak dibutuhkan manusia, karena sifatnya yang tembus pandang dan bisa juga memantulkan pandangan sebuah benda atau seorang sehingga kaca ini sangat bermanfaat bagi orang banyak terutama untuk menghias rumah, gedung, perkantoran, perabotan rumah tangga, meja, almari, dan sebagainya.

(1) Fungsi Kaca
a. Untuk memperindah dan mempercantik sebuah rumah
b. Untuk memantulkan cahaya matahari yang masuk dalam ruangan sehingga panas matahari dapat diredam.
c. Untuk memantulkan bayangan sebuah benda
d. Untuk menyekat sebuah ruangan terutama di perkantoran

(2) Jenis-jenis kaca
a. Kaca bening, dengan ukuran ketebalan 2 mm, 3 mm, 5 mm, 6 mm, 8 mm, 10 mm, 12 mm.
b. Kaca riben, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm, 5 mm, 10 mm.
c. Kaca flora, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
d. Kaca cermin, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm, 5 mm.
e. Kaca brown, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
f. Kaca biru, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
g. Kaca hijau, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
h. Kaca gun stop stol, dengan ukuran ketebalan kaca 12 mm.

(3) Kaca mempunyai sifat-sifat
a. Kerapatan besar
b. Pada temperatur biasa kekerasan besar
c. Sangat rapuh
d. Pada bidang patahnya terlihat kilapan yang kuat
e. Tidak larut dalam air dan sangat tahan terhadap pengaruh asam, gas dan uap
f. Penghantar kalor yang jelek
g. Gelas dapat mempertahankan kejernihan, warna, kilapan, dan sifat kerasnya dalam jangka waktu yang sangat panjang.

TN

"Tasikmalaya, Indonesia"


"My Facebook"


"My Instagram"


"My Twitter"