Porositas Tanah Liat

Sifat poros tanah liat merupakan kemampuan badan keramik menyerap air atau bisa dikatakan juga sebagai derajat kepadatan badan benda keramik setelah dibakar. Sifat porositas sangat penting karena dengan adanya sifat ini akan memungkinkan penguapan air pembentuk maupun air selaput keluar pada waktu proses pengeringan dan pembakaran. Dalam proses pengglasiran sifat ini juga berpengaruh terhadap penyerapan bahan glasir pada benda keramik sehingga akan memiliki daya rekat sebelum proses pembakaran glasir dilaksanakan.
image
Gambar 27. Tempayan harus kedap air

Sifat porositas sangat dipengaruhi oleh kasar dan halusnya partikel-partikel tanah liat yang membentuk badan keramik.Tanah liat mengandung partikel-partikel pembentuk tanah yang terdiri dari partikel halus dan partikel kasar. Perbandingan dan besar butir dalam tanah sangat mempengaruhi sifat tanah tersebut. Tanah liat plastis pada umumnya mengandung partikel yang lebih halus sehingga susut kering dan susut bakarnya akan tinggi dan hal ini juga berpengaruh terhadap porositasnya, tanah liat plastis cenderung memiliki sifat porositas yang rendah, sebailknya tanah liat yang kurang plastis susut kering dan susut bakarnya rendah sehingga porositasnya tinggi.

Tanah liat harus cukup poros, agar:
1) Air plastis (air pembentuk) yaitu sejumlah air yang ditambahkan pada tanah liat untuk dapat dibentuk) dapat menguap dengan mudah pada waktu proses pengeringan, sehingga terjadi susut kering.

2) Air kimia (air yang terikat secara kimia) yaitu air yang terkandung dalam tanah liat secara alami dengan mudah dapat keluar pada awal proses pembakaran sehingga terhindar dan letusan-letusan uap dan retak-retak.

3) Bermacam gas yang timbul karena proses pembakaran zatzat organik yang ada dalam tanah dapat keluar, pada saat proses pembakaran terjadi lagi penyusutan yang disebut susut bakar.
image
Gambar 28. Badan keramik yang poros (dilihat dengan mikroskop elektron)

Suhu pembakaran sangat berpengaruh terhadap porositas dan kekuatan dari tanah liat yang dibakar, namun apabila suhu pembakaran terus dinaikkan maka akan terjadi proses penggelasan pada tanah liat dan kekuatannya menjadi berkurang. Hal tersebut seperti ditunjukkan pada gambar berikut.
image
Gambar 29. Pengaruh suhu bakar terhadap porositas dan kekuatan tanah liat