Pembakaran tanah liat menjadi biskuit dilakukan untuk memberikan kekokohan awal pada benda dan memudahkan pekerjaan selanjutnya. Akan tetapi, kadang-kadang pembakaran biskuit dilakukan sampai pada suhu tinggi sesuai dengan keperluan. Akibat dari kesalahan pada proses sebelumnya baru akan kelihatan setelah benda-benda tersebut selesai melalui proses pembakaran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembakaran adalah: \uf0b7<\/p>\n
Faktor-faktor tersebut mempengaruhi hasil pembakaran. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya perlu mengetahui : \uf0a7<\/p>\n
a. Beberapa Kesalahan pada Tahap Pembakaran<\/strong> Penanggulangan kesalahan pada tahap pembakaran dapat dilakukan dengan cara berikut ini: b. Lubang yang Muncul pada Permukaan (spit out)<\/strong> Pembakaran tanah liat menjadi biskuit dilakukan untuk memberikan kekokohan awal pada benda dan memudahkan pekerjaan selanjutnya. Akan tetapi, kadang-kadang pembakaran biskuit dilakukan sampai pada suhu tinggi sesuai dengan keperluan. Akibat dari kesalahan pada proses sebelumnya baru akan kelihatan setelah benda-benda tersebut selesai melalui proses pembakaran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembakaran adalah: \uf0b7 …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1373],"tags":[1557,1554,1556,1555,1559,1553,1558,1551,1549,1550,1552],"class_list":["post-1066","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pembongkaran-tungku-keramik","tag-cara-mengatasi-pembakaran","tag-cara-mengatasi-pembakaran-sampah","tag-cara-mengatasi-pembakaran-secara-terbuka","tag-cara-mengatasi-pembakaran-tidak-sempurna","tag-langkah-mengatasi-pembakaran","tag-langkah-mengatasi-pembakaran-hutan","tag-langkah-mengatasi-pembakaran-jerami","tag-mengatasi-kebakaran-hutan","tag-mengatasi-pembakaran","tag-mengatasi-pembakaran-terbuka","tag-mengatasi-pembakaran-tidak-sempurna"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1066"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1066\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3318,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1066\/revisions\/3318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1066"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/seni\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\nBenda pecah, retak atau bahkan meledak. Hal ini disebabkan:
\n1) Pengeringan tidak sempurna.
\n2) Adanya ketidakrataan dalam ketebalan badan benda.
\n3) Terdapat gelembung udara di dalam badan benda.
\n4) Pembakaran terlalu cepat.<\/p>\n
\n1) Pastikan pada tahap penyiapan tanah, terutama pada waktu pengulian, betul-betul padat. Juga pada waktu pembentukan atau penyambungan, pastikan tidak terdapat gelembung udara.
\n2) Dinding\/badan benda yang terlalu tebal perlu dikerok\/ditipiskan.
\n3) Benda dikeringkan lebih lama sebelum dibakar, kemudian dibakar pelan (preheating) agak lama.
\n4) Upayakan pembakaran benda secara perlahan-lahan sampai mencapai suhu 200o<\/sup>C dan 600o<\/sup>C.<\/p>\n
\nLubang (spit out) yang ada disebabkan oleh adanya kotoran\/butiran gips. Hal ini dapat ditanggulangi dengan cara:
\n1) Jauhkan\/singkirkan meja penguli dari gips yang telah rusak\/lapuk atau tidak baik, agar tanah liat tidak terkontaminasi dengan bahan lainnya.
\n2) Gunakan lebih banyak tanah liat yang sudah disaring.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"