(1) Pengertian Paku<\/strong> (2) Spesifikasi<\/strong> (b) Paku Payung (c) Paku Beton (d) Paku Bengkirai (e) Paku Etalase\/Pivet (f) Paku Venner Pin (g) Paku Duplex (h) Paku Tembok (panel pin) (i) Paku Cut Tack (j) Paku Wailboard (k) Paku Upholstery (l) Paku Ecucheon Pin (m) Paku Cacing (n) Paku Clout Head
\nPaku (nail) adalah sebuah material yang terbuat dari besi, baja, alumunium, dan kawat yang bentuknya slinder dan berujung lancip serta berkepala agak lebar. Selain paku besi dan baja terdapat juga paku-paku yang dibuat dari kuningan, logam galvanisasi dan paku-paku berlapis. Paku merupakan salah satu bahan pendukung produksi dalam dunia industri kayu yang fungsinya untuk menyambung kayu yang sifatnya permanen dan sementara. Paku umumnya terdapat banyak jenis dan ukurannya, serta fungsinya juga berbeda-beda. Selain digunakan pada kayu ada juga yang difungsikan untuk tembok. Paku juga dapat dijual per packed, bijian atau kiloan.<\/p>\n
\n(a) Paku kawat baja
\nPaku kawat baja merupakan jenis paku yang umumnya digunakan oleh masyarakat. Kepala paku ini diberi goresan (grid) untuk menahan tekanan saat proses pemakuan, leher paku dibuat kasar agar cengkeraman pada kayu lebih kuat. Paku jenis ini biasa diterapkan pada balok ukuran 8 x 10 dan 8 x 8 cm. Jenis-jenis dan ukuran paku kawat baja adalah:
\n\uf0b7 – Paku usuk : 5 inchi, 4 inchi,3 inchi, 3 3\/4 inchi , 2 1\/5 inchi
\n\uf0b7 – Paku reng : 1 1\/5 inchi,1 inchi
\n\uf0b7 – Paku ternit : 3\/4 inchi
\n\uf0b7 – Paku triplek : 3\/4 inchi, 1\/2 inchi<\/p>\n
\nPaku ini dinamakan paku payung karena kepala paku ini menyerupai payung. Paku ini terbuat dari besi yang dilapisi galvanis. Biasanya digunakan pada pemakuan seng, asbes, fiber, dan kayu. Tetapi khusus penggunaannya pada kayu tidak umum digunakan. Berdasarkan jenisnya, paku payung terdiri dari tiga jenis yaitu:
\n\uf0b7 – Paku payung seng\/asbes : 2 1\/2 inchi
\n\uf0b7 – Paku pinus : 3\/4 inchi
\n\uf0b7 – Paku payung ulir : 2 1\/2 inchi<\/p>\n
\nPaku beton memiliki 7 ukuran yang berbeda. Paku ini sering digunakan pada beton atau dinding bangunan. Paku ini terbuat dari baja. Umumnya dijual per packed dan per-biji. Paku ini memiliki kelebihan yaitu: keras, dan tahan terhadap karat. Paku beton berjumlah 144 biji dalam 1 packed\/dos. Adapun ukuran yang terdapat adalah: paku 4 inchi, 3 inchi, 2 3\/4 inchi , 2 1\/4 inchi, 1 1\/2 inchi, dan 1 inchi.<\/p>\n
\nPaku bengkirai biasa digunakan untuk memaku jenis kayu keras seperti giam, bakau, gelugu, dan bengkirai. Paku ini terdiri dari campuran besi dan baja yang dilapisi galvanis. Paku bengkirai sering diterapkan pada kusen pintu dan jendela. Adapun ukurannya yaitu : 4 1\/4 inchi, 4 inchi, 2 inchi, dan 1 inchi.<\/p>\n
\nPaku jenis etalase ini memiliki 2 komponen, digunakan pada sambungan papan olimpic yang jenis kayunya berfinir. Bahannya terbuat dari besi yang dilapisi cadmium\/galvanis. Adapun ukurannya adalah: 2 inchi, 1 3\/4 inchi, 1 3\/4 inchi.<\/p>\n
\nPakuvenner merupakan jenis paku yang batangnya kecil dan besinya tidak terlalu keras. Paku venner khusus diterapkan pada papan yang terbuat dari venner (serbuk kayu).<\/p>\n
\nPaku duplex sering diterapkan pada bangunan yang akan dicor dan pada ujung kepala paku dapat diikat dengan kawat, sehingga memudahkan untuk menahan kawat tersebut. Paku duplex terbuat dari baja dan pada batangnya dibuat grid agar cengkraman pada kayu atau beton lebih kuat. Adapun ukurannya yaitu: 2 inchi, 2 1\/2 inchi, 3 inchi, 3 1\/2 inchi, 4 inchi.<\/p>\n
\nPaku tembok hanya memiliki satu jenis yang diterakan pada kayu buatan seperti blackboard dan teakwood. Kepala paku panel menyerupai kerucut terbalik. Adapun ukurannya yaitu: 1\/2 inchi, 1\/4 inchi, dan 1 inchi.<\/p>\n
\nPaku jenis ini diterapkan pada jok kursi. Pada bagian kepalanya agak lebar serta bagian yang runcing lebih panjang. Umumnya dijual perpackked\/dos. Adapun ukurannya adalah 1\/2 inchi.<\/p>\n
\nPaku wailboard hampir menyerupai paku kawat baja, tetapi pada bagian kepalanya agak melebar. Diameternya adalah 1,4 mm. Adapun klasifikasi ukurannya yaitu: 1\/2 inchi, 3\/4 inchi dan 1 inchi.<\/p>\n
\nPakuupholstery memiliki kepala bulat dan batangnya pendek. Paku ini juga diterapkan pada jok. Untuk ukurannya adalah 1\/2 inchi.<\/p>\n
\nPaku jenis ini memiliki kepala bulat tetapi kecil tidak memiliki gridpada bagian leher. Paku ini biasa diterapkan pada list ternit atau plafon rumah. Ukurannya seperti halnya paku upholstery yaitu 1\/2 inchi.<\/p>\n
\nDinamakan paku cacing karena bentuknya menyerupai cacing. Paku ini hanya terdapat tiga ukuran dan terbuat dari plat seng. Biasanya diterapkan pada papan yang akan di sambung dengan sistem laminating. Tiga ukuran tersebut yaitu: 9 mm, 12 1\/2 mm, dan 15 mm.<\/p>\n
\nPaku ini memiliki kepala lebih besar daripada paku-paku yang lain, tetapi batangnya tidak terlalu panjang. Paku jenis ini biasa diterapkan pada sambungan kayu dan dimanfaatkan sebagai dowel sambungan
\ntersebut. Diameternya adalah 3, 7 mm. Ukurannya adalah 1\/2 inchi dan 1 inch i.<\/p>\n