Yang dimaksud Visual ialah pandangan luar dimana cacat-cacat kayu terlihat pada bagian kayu dan macam-macam cacat kayu ialah
\na. Mata Kayu Sehat<\/strong>
\nAdalah bekas cabang atau ranting yang dikelilingi oleh tumbuhan kayu atau bagian lain dari pohon.
\nb. Mata Kayu Busuk<\/strong>
\nAdalah mata kayu yang dihasilkan oleh cabang atau ranting yang mati
\nc. Lengkung<\/strong>
\nAdalah perubahan bentuk kayu berupa pelengkungan menurut sumbu memanjang.
\nd. Pinggul (Wane)<\/strong>
\nAdalah cacat pada kayu sedemikian rupa sehingga sudut-sudut penampang tegak kayu menjadi tidak lagi berbentuk empat persegi panjang
\ne. Serat\/Miring<\/strong>
\nAdalah cacat kayu dimana arah serat yang berbeda pada sisi lebar mengarah pada sisi tebalnya atau sebaliknya.
\nf. Retak<\/strong>
\nAdalah adanya celah-celah kecil antara serat pada badan atau bontot kayu pada umumnya dapat berkembang menjadi pecah-pecah.
\ng. Gubal<\/strong>
\nAdalah bagian terluar dari kayu bulat yang berbatasan dengan kulit pada pohon yang masih hidup, bagian ini terdiri dari sel-sel yang hidup dan berisi bahan-bahan makanan cadangan, biasanya warnanya lebih muda dari kayu terasnya.
\nh. Mencawan<\/strong>
\nAdalah perubahan bentuk kayu berupa pelengkungan menurut sumbu lebarnya.
\ni. Pecah Tertutup<\/strong>
\nAdalah terpisahnya serat kayu pada arah memanjang yang menembus pada muka lebar dari sekeping kayu gergajian.
\nj. Urat Kapur<\/strong>
\nAdalah saluran\/rongga yang terdapat pada kayu yang biasanya berisi tesin atau damar\/getah\/kapur.
\nk. Muntir\/Mengeliat<\/strong>
\nAdalah perubahan bentuk kayu berupa putaran pada penampang tegaknya sehingga semua sisi bidangtegaknya menjadi tidak rata
\nl. Lubang<\/strong>
\nAdalah lubang yang terdapat pada kayu akibat serangga penggerek.
\nm. Perubahan Warna<\/strong>
\nAdalah kelainan warna pada kayu<\/p>\n