a) Tingkat Kekuatan<\/strong> Jenis kayu sebagai bahan bangunan sesuai tingkat pemakaiannya ialah : Banyak dipakai untuk membuat konstruksi kuat seperti jembatan hangar dsb. Banyak pula dipergunakan untuk membuat perabot rumah tangga, warna kayu jati mula-mula sawo kelabu dan apabila telah lama terkena cahaya dan udara warnanya berubah menjadi sawo matang \uf0b7 Rasamala<\/strong> Pemeriksaan kekerasan Kayu<\/strong>
\nTingkat kekuatan kayu yang diprasaratkan adalah dilihat dari kekuatan desak, kekuatan lentur, dan berat jenisnya
\nb) Tingkat Pemakaian
\n<\/strong>Ada lima macam tingkat pemakaian kayu :
\nTingkat I dan II : untuk keperluan konstruksi-konstruksi berat, tidak terlindung dan terkena tanah lembab yang termasuk dalam tingkat I diantaranya : kayu jati, merban, bangkirai, belian, resak, dll.
\nTingkat III : untuk keperluan konstruksi-konstruksi berat, yang terlindung, diantaranya yang termasuk dalam tingkat ini : puspa, kamper, kemuning, dsb.
\nTingkat IV : untuk keperluan konstruksi-konstruksi ringan yang terlindung ialah meranti, suren, jengjing, dsb.
\nTingkat V : Untuk keperluan pekerjaan sementara.<\/p>\n
\n\uf0b7 Kayu Jati<\/strong> (Tectona grandis)
\nTingkat Pemakaian I, Tingkat keawetan I, Tingkat kekuatan II BJ = 0,67.
\nKayu jati adalah salah satu kayu yang terbaik di seluiruh dunia. Banyak didapati di pulau Jawa yaitu di daerah Rembang, Madiun dan Kediri. Termasuk kayu yang stabil, yaitu kembang susutnya hanya sedikit, karena tumbuhnya ditahan yang mengandung kapur, sering sekali di dalam kayunya banyak terdapat sarang-sarang kapur. Hal ini menyebabkan lekas tumpulnya alat-alat untuk mengerjakan kayu (misalnya gergaji, ketam, dsb).<\/p>\n
\n\uf0b7 Merbau
\n\uf0b7 Bangkirai
\n\uf0b7 Belian
\n\uf0b7 Resak<\/strong><\/p>\n
\nPemeriksaan Fisik dan Mekanik Kayu
\n<\/strong>o Hitng kuat lentur dengan rumus 3 PL\/2BH\u00b2, dimana
\nP = Beban Patah
\nL = Jarak Tumpuan
\nB = Lebar Benda Uji
\nH = Tinggi Benda Uji<\/p>\n
\n– Menghitunga beban dari pengujian bidang tersebut didapat angka kekerasan rata-rata dari ujung radial dan tangensial.
\n
<\/a><\/p>\n