Kiln furniture merupakan perlengkapan tungku pembakaran yang berfungsi untuk mendukung proses pembakaran benda keramik. Kiln furniture umumnya terbuat dari bahan refraktori yang tahan terhadap pengaruh spalling yaitu beban mekanis, keadaan panas dan tahan terhadap leburan untuk pemakaian secara berulang. Bahan kiln furniture dapat terdiri dari bahan samot, mullite, cerdienite, mulcorite (mullite cordierite), aluminium tinggi, aluminium porselin, dan jenis bahan silicon carbide.<\/p>\n
Jenis-jenis kiln furniture tersebut mempunyai karakteristik pemakaian yang berbeda-beda, seperti misalnya: \uf0b7<\/p>\n
Jenis dan Fungsi Kiln Furniture<\/strong> b. Tiang penyangga\/posts\/props<\/strong> c. Stilt\/spurs<\/strong> d. Kapsel<\/strong> e. Tile setters<\/strong>
\na. Plat\/shelves<\/strong>
\nPlat berfungsi sebagai alas benda keramik yang dibakar dan juga untuk membuat sap di dalam tungku. Bentuk plat bermacammacam seperti lingkaran, setengah lingkaran, segi enam, dan persegi empat dengan berbagai variasi ukuran. Untuk keperluan tertentu misalnya saat digunakan untuk pembakaran glasir, plat tersebut harus dilapisi dengan kiln wash, yaitu lapisan pelindung agar plat tidak terkena lelehan glasir secara langsung bila meleleh, sehingga benda keramik dapat lebih mudah diambil dan tidak melekat pada plat dan plat yang digunakan tidak cepat rusak. Kiln wash dibuat dari campuran koalin dan kwarsa dengan perbandingan 1:1
\n
<\/a>
\nGambar 23. Plat<\/p>\n
\nTiang penyangga berfungsi sebagai penopang plat (shelves) yang disusun dalam tungku untuk alas benda keramik. Tiang penyangga terbuat dari batu tahan api dengan bentuk silinder, balok, dan prisma dengan ukuran tinggi yang bervariasi sehingga dapat digunakan sesuai dengan ukuran tinggi rendahnya benda keramik yang dibakar. Tiang penyangga ini biasanya dilengkapi dengan interlocking props, yaitu penyambung penyangga agar lebih stabil dan tidak goyah.
\n
<\/a>
\nGambar 24. Prop\/penyangga<\/p>\n
\nStilt yaitu kerucut-kerucut kecil yang terbuat dari bata tahan api. Stilt dipergunakan untuk menyangga benda keramik yang diglasir pada bagian bawahnya, sehingga glasir tersebut tidak lengket pada plat ketika sudah dibakar. Bentuk stilt dapat berupa kerucut-kerucut runcing atau bentuk paku.
\n
<\/a>
\nGambar 25. Stilt<\/p>\n
\nKapsel berfungsi untuk melindungi benda keramik yang dibakar agar tidak terkena api secara langsung, khususnya dalam pembakaran dengan bahan bakar minyak atau gas. Kapsel terbuat dari bata tahan api dengan bentuk persegi, kubus, oval ataupun silinder dengan ukuran yang bervariasi.
\n
<\/a>
\nGambar. 26. Kapsel<\/p>\n
\nAlat berbentuk rak yang digunakan secara khusus untuk menyangga benda keramik disebut tile\/tegel. Dengan alat ini pembakaran akan lebih efisien karena tidak banyak memakan tempat dan memberikan sirkulasi panas yang lebih merata.
\n
<\/a>
\nGambar. 27. Tile setter<\/p>\n