" /> Sistem Irigasi Permukaan Archives - Page 3 of 4 - TN Sipil
Home > Irigasi dan Drainase > Sistem Irigasi Permukaan (page 3)

Sistem Irigasi Permukaan

Pengoperasian Sistem Irigasi

Dalam arti yang sempit, operasi jaringan irigasi adalah pengaturan pintu-pintu pada bangunan air (bendung, bangunan bagi dan lain-lain) untuk menyadap air dari sumber air, mengalirkannya ke dalam jaringan irigasi, memasukan air kepetak-petak sawah, serta membuang kelebihari air ke saluran pembuang. Dalam arti yang luas, operasi adalah usaha-usaha untuk memanfaatkan prasarana irigasi (jaringan irigasi) secara optimal. Menurut PP No. 20 tahun ...

Read More »

Analisa Parameter Hidrologi Sistem Irigasi

Sebelum suatu jaringan sistem irigasi permukaan dirancang, maka parameter-parameter yang menjadi bahan pertimbangan dalam merancang sistem irigasi permukaan ditentukan. Adapun parameter tersebut adalah data tentang kondisi daerah yang akan dibangun sistem irigasinya dan lingkungan sekitarnya. Data-data tersebut harus diselidiki secara akurat sesuai dengan kondisi lapangan. Adapun data yang dibutuhkan dalam merencakan sistem irgasi adalah sebagai berikut, yaitu data (1) hidrologi, ...

Read More »

Komponen Sistem Irigasi Permukaan

image_thumb.png

Komponen-komponen sebuah jaringan irigasi teknis dapat dibedakan berdasarkan fungsinya. Untuk mengetahui komponen-komponen suatu jaringan irigasi dapat dilihat pada peta ikhtisar. Peta ikhtisar adalah cara penggambaran berbagai macam bagian dari suatu jaringan irigasi yang saling berhubungan. Peta ikhtisar tersebut dapat dilihat pada peta tata letak. Peta ikhtisar irigasi tersebut memperlihatkan antara lain:  Petak tersier, sekunder dan primer  Bangunan-bangunan utama ...

Read More »

Perancangan Saluran Irigasi Permukaan

image_thumb.png

Sebelum membuat suatu sistem irigasi permukaan, maka dalam tahap perancangan harus dibuatkan terlebih dahulu lay out atau tata letak sistem irigasi permukaan. Lay out atau tata letak sistem irigasi harus menunjukkan hal-hal berikut, (1) Lokasi bangunan utama, (2) Trase jaringan irigasi dan pembuang, (3) Batas-batas dan perkiraan luas (dalam ha) jaringan irigasi dengan petak-petak primer, sekunder dan tersier serta daerah-daerah ...

Read More »

Perancangan Saluran dan Jaringan Irigasi

image_thumb.png

a. Menentukan ketinggian muka air di bangunan sadap Tinggi muka air di bangunan sadap tersier pada saluran primer atau sekunder dapat dihitung dengan persamaan berikut : P = A + a + b + c + d + e + f + g + h + z Dimana: P = ketinggian muka air di saluran primer atau sekunder A = ...

Read More »

Analisa Data Topografi Sistem Irigasi

Data topografi lahan merupakan data penting yang sangat menentukan keber-fungsian jaringan irigasi permukaan. Pengukuran dan pemetaan topografi merupakan kegiatan awal yang harus dilakukan dalam perencanaan sistem irigasi permukaan. Pemetaan bisa didasarkan pada pengukuran di lapangan secara penuh, sehingga dihasilkan peta topografi yang dilengkapi dengan garis konturnya. Untuk sistem irigasi dengan luas lahan sekitar 10.000 ha atau lebih biasanya didasarkan pada ...

Read More »