Home > Perpetaan Digital

Perpetaan Digital

Pencetakan Peta Dengan Plotter

image_thumb.png

Pencetakan peta dlilakukan sebagai bentuk pelaporan proses pemetaan yang dilakukan. Peta dapat dicetak pada beberapa media dan ukuran, dengan menggunakan printer atau plotter. Proses pencetakan peta diawali dengan menyiapkan printer/plotter yang akan disiapkan termasuk menyetting kertas dan instalasi drivernya. Langkah–langkah pencetakan peta adalah sebagai berikut : 1) Merakit printer/plotter sesuai dengan petunjuk manualnya Gambar 46. Merakit plotter 2) Menghubungkan printer/plotter ...

Read More »

Definisi Data Vektor

image_thumb.png

Keuntungan utama dari format data vektor adalah ketepatan dalam merepresentasikan fitur titik, batasan dan garis lurus. Hal ini sangat berguna untuk analisa yang membutuhkan ketepatan posisi, misalnya pada basisdata batas-batas kadaster. Contoh penggunaan lainnya adalah untuk mendefinisikan hubungan spasial dari beberapa fitur. Data vektor relatif lebih ekonomis dalam hal ukuran file dan presisi dalam lokasi, tetapi sangat sulit untuk digunakan ...

Read More »

Menyajikan Data Hasil Pemetaan

Informasi permukaan bumi telah berabad-abad disajikan dalam bentuk peta. Peta yang mulai dibuat dari kulit hewan, sampai peta yang dibuat dari kertas, semuanya menyajikan data geografis dalam bentuk gambar-gambar ataupun coretan-coretan. Peta-peta umum menggambarkan topografi suatu daerah ataupun batas-batas (administratif) suatu wilayah atau negara. Sedangkan peta-peta tematik secara khusus menampilkan distribusi keruangan kenampakan-kenampakan seperti geologi, geomorfologi, tanah vegetasi, atau sumber ...

Read More »

Membuat Peta

image_thumb.png

Proses terakhir dari kegiatan pemetaan adalah membuat peta, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Untuk membuat peta harus melalui proses layout setelah melalui proses pengaturan symbology dan label. 1) Langkah awal dalam melakukan layout adalah mengaktifkan toolbar layout. 2) Tambahkan data-data yang akan digunakan dalam peta 3) Atur susunan layer, symbology dan label dari masing-masing unsur 4) Atur sistem koordinat ...

Read More »

Penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG)

Kegiatan Pengukuran biasanya dilakukan untuk mengetahui batas suatu wilayah. Hasil dari pengukuran batas wilayah pada umumnya berupa titik koordinat X , Y dan Z. Titik Koordinat tersebut kemudian diolah menjadi suatu peta untuk mengetahui posisi di lapangan. Pada kegiatan belajar ini anda akan memetakan titik koordinat hasil pengukuran teodolite digital menjadi sebuah gambaran peta dengan memanfaatkan program Arcgis 10.1. Ikuti ...

Read More »

Sumber Data Spasial

image_thumb.png

Salah satu jenis data dalam SIG adalah data spasial, yang dapat diperoleh dari beberapa sumber antara lain: 1) Data Peta Analog Data Peta analog (antara lain peta topografi, peta tanah dan sebagainya) yaitu peta dalam bentuk cetak beserta hasil scannya. Peta analog dibuat dengan teknik kartografi, kemungkinan besar memiliki referensi spasial seperti koordinat, skala, arah mata angin dan sebagainya. Dalam ...

Read More »