Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":1098,"date":"2024-08-31T01:47:26","date_gmt":"2024-08-30T18:47:26","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/?p=1098"},"modified":"2024-08-28T08:07:54","modified_gmt":"2024-08-28T01:07:54","slug":"sistem-putar-operasi-pengeboran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/sistem-putar-operasi-pengeboran\/","title":{"rendered":"Sistem Putar Operasi Pengeboran"},"content":{"rendered":"

Fungsi utama dari sistem putar (rotating system) adalah untuk memberikan puataran pada rangkaian pipa bor dan juga memberikan beratan pada pahat dalam mengebor suatu formasi. Putaran bersumber dari putaran rotary table (apabila menggunakan Kelly) atau dari putaran motor pada top drive. Besarnya putaran yang diinginkan biasanya disebut dengan Rotation Per Minutes(RPM). Besarnya beban rangkaian pemboran akan memberikan beratan yang berguna untuk membantu mata bor dalam pemecahan batuan pada saat operasi pengeboran berlangsung.<\/p>\n

Beban ini sering dinamakan denga Weight On Bit(WOB). Dengan kombinasi RPM dan WOB yang tepat akan menghasilkan kecepatan pengeboran yang optimum (Rate of Penetration optimum).
\n\"image\"<\/a>
\nGambar 4.10. Sistem Putar<\/p>\n

Susunan dari komponen sistem putar dapat dilihat pada Gambar 4.10. Komponen utama dari sistem angkat (rotating system) antara lain :
\n1. Swivel
\n2. Peralatan putar (Rotating Equipment)
\n3. Rangkaian pengeboran (Drill Stem)
\n4. Mata bor (Bit)<\/p>\n

Swivel<\/strong>, alat ini terpasang pada ujung teratas rangkaian pipa bor dan terhubung langsung dengan sistem putar dan juga sistem sirkulasi (circulating system). Alat ini memiliki beberapa fungsi penting, antara lain :
\n– Memberikan kebebasan kepada rangkaian pipa bor untuk berputar.
\n– Sebagai penghubung antara rotary hose dengan kelly sehinggamemungkinkan lumpur bor untuk sirkulasi tanpa mengalami kebocoran.
\n– Menghubungkan drill stem ke sistem pengangkat. Swivel dikaitkan ke hook dan travelling block melalui swivel bail. Swivel harus mampu menahan beban berat drill stem selama operasi pengeboran dan ditambah beban tarikan (over pull) bila drill stem terjepit dan lain-lain.
\n– Memungkinkan sistem putar (rotary system) memutar batang bor (drill stem). Body\/Housing swivel tidak berputar tetapi menahan swivel stem yang berhubungan dengan kelly dan drill stem dibawahnya. Badan swivel memiliki unit-unit (bearing) yang menahan dan mengatur gerakan swivel, dihubungkan dengan kelly dan drill stem yang diputar oleh meja putar 35 \u2013 200 RPM.
\n– Mengalirkan lumpur bor tekanan tinggi ke drill stem tanpa kebocoran. Lumpur yang bertekanan dari rotary hose, melewati swivel goose neck, wash pipe asembly dan swivel stem lalu masuk ke kelly dan drill stem dibawahnya.
\n
\"image\"<\/a>
\nGambar 4.11. Swivel<\/p>\n

Bagian-bagian dari swivelini terdiri dari :bail, gooseneck, washpipe assembly, bonnet, housing, rotating swivel stem dan pin.Pada Top drive, swivel terpasang menjadi satu dengan top drivenya. Swivel ini dapat dilihat pada Gambar 4.11. Swivel dibuat tahan terhadap bahaya kikisan\/erosi dari lumpur bor. Tahan terhadap kebocoran pada tekanan sirkulasi yang mencapai 4500 psi dan debit dapat mencapai 1000 GPM dengan putaran drill stem mencapai 200 RPM atau lebih dan juga harus mampu menahan beban lebih dari 500 ton.<\/p>\n

Mata bor<\/strong>, merupakan ujung dari rangkaian pipa bor yang langsung menyentuh formasi, dengan fungsi untuk menghancurkan dan menembus formasi, dengan cara memberi beban pada mata bor. Jenis-jenis mata bor :Drag Bit, Roller-Cone (Rock Bit), Diamond Bit
\n
\"image\"<\/a>
\nGambar 4.30. Drag Bit, Roller Cone Bit dan Diamond Bit<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Fungsi utama dari sistem putar (rotating system) adalah untuk memberikan puataran pada rangkaian pipa bor dan juga memberikan beratan pada pahat dalam mengebor suatu formasi. Putaran bersumber dari putaran rotary table (apabila menggunakan Kelly) atau dari putaran motor pada top drive. Besarnya putaran yang diinginkan biasanya disebut dengan Rotation Per Minutes(RPM). Besarnya beban rangkaian pemboran …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1096,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1414],"tags":[1592,1593,1594],"class_list":["post-1098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-operasi-pengeboran","tag-operasi-pengeboran","tag-operasi-pengeboran-minyak","tag-procedure-operasi-pengeboran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1098"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3414,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1098\/revisions\/3414"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}