1. Petunjuk (sama dengan praktek \u2013 praktek sebelumna) <\/strong> Misalnya, titik P dan Q adalah titik-titik suatu gedung besar, maka diperlukan dua orang untuk menempatkan titik-titik yang terletak di satu garis dengan P dan Q (terletak antara titik P dan titik Q). Mengukur Jarak antara 2 buah titik di lapangan.<\/strong> Langkah kerja:<\/strong> 1. Petunjuk (sama dengan praktek \u2013 praktek sebelumna) 2. Keselamatn Keja (sama dengan praktek \u2013 praktek sebelumnya) 3. Peralatan dan perlengkapan (sama dengan pada saat praktek sebelumnya) 4. Langkah Kerja Misalnya, titik P dan Q adalah titik-titik suatu gedung besar, maka diperlukan dua orang untuk menempatkan titik-titik yang terletak di satu garis dengan P dan …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":401,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[553],"tags":[632,631,630,628,635,634,633,626,629,627],"class_list":["post-403","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ilmu-ukur-tanah","tag-bangunan-sudut-di-bandung","tag-cara-mencari-sudut-bangunan","tag-cara-mengukur-sudut-bangunan","tag-gambar-sudut-bangunan","tag-menghitung-sudut-bangunan","tag-mengukur-sudut-bangunan","tag-rumus-sudut-bangunan","tag-sudut-bangunan","tag-sudut-pada-bangunan","tag-sudut-siku-bangunan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/403","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=403"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/403\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3565,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/403\/revisions\/3565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media\/401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=403"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=403"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=403"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\n2. Keselamatn Keja (sama dengan praktek \u2013 praktek sebelumnya) <\/strong>
\n3. Peralatan dan perlengkapan (sama dengan pada saat praktek sebelumnya) <\/strong>
\n4. Langkah Kerja<\/strong><\/p>\n
\nOrang pertama memegang yalon a dan orang kedua memegang yalon. Orang kedua berusaha menempatkan yalonnya di titik b1 dan orang pertama menempatkan yalonhya di titik a1, dengan jalan kedua orang tersebut saling membidik\/melihat agar titik b1, a1, dan P dan a 1 dan b 1 Q terlihat satu garis lurus.
\n
<\/a><\/p>\n
\nPetunjuk, keselamatam kerja dan peralatannya sama dengan praktek sebelumnya (peralatannya ditambah pen baja atau patok bambu\/kayu) Bila menggunakan pita ukur, baik dari bahan kain linen,fibre glass maupun baja, maka harus berhati-hati karena angka-angkanya mudah terhapus dan apabila terlilit lama kelamaan dapat patah. Pita ukur ujungnya mempunyai kaitan (pegangan) dan bertitik 0 pada jarak 10 cm dari pegangan.<\/p>\n
\nDikerjakan minimal oleh 2 orang.
\na. Tentukan titik-titik yang akan diukur (misalnya titik A dan titik B).
\nb. Apabila jaraknya melebihi panjang pita ukur, maka jarak A B dibagi menjadi beberapa kali panjang pita ukur tersebut, dengan bantuan yalon, lakukan seperti pada langkah membuat garis lurus di lapangan, agar jarak AB atau garis AB benar-benar lurus, sehingga jaraknya sangat teliti.
\nc. Agar jaraknya benar-benar datar, maka gunakanlah waterpas tukang kayu\/tukang batu (agar pita ukurnya selalu mendatar kedudukannya)
\nd. Untuk membantu penghitungan jaraknya, biasanya menggunanakan pen baja atau patok bambu
\ne. Pen baja\/patok bambu gunanya untuk menghitung langkah pengukuran. Misalnya, orang pertama pada akhir pengukuran mengumpulkan 11 buah pen berarti jumlah langkah 11-1 = 10. Jadi, jarak yang diukur 10 x panjang pita ukur, bila panjang pita ukur 20 m, maka jaraknya = 10 x 20 m = 200 m, ditambah sisanya yang mungkin kurang dai 20 meter ( 8 meter) jadi pangjang totalnya 208 meter.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"