1. Petunjuk<\/strong> 2. Peralatan dan Perlengkapan<\/strong> 3. Keselamatan Kerja<\/strong> 4. Langkah Kerja<\/strong> 1. Petunjuk a. Perhatikan dengan baik lokasi di mana kita akan melakukan praktek. b. Perhatikan dengan saksama lembaran pekerjaan dan langkah-langkah kerjanya. c. Mengincar yalon harus pada dua posisi\/sisi (kanan dan kin). d. Menancapkan yalon harus tegak (bukan selalu tegak lurus permukaan tanah). e. Pemasangan yalon-yalon harus tepat sesuai titik-titik yang telah ditentukan. f. Membuat …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":405,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[553],"tags":[604,603,605,606,607],"class_list":["post-411","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ilmu-ukur-tanah","tag-garis-lurus-di-lapangan","tag-garis-lurus-lapangan","tag-membuat-garis-lurus-di-lapangan","tag-memperpanjang-garis-lurus-di-lapangan","tag-pembuatan-garis-lurus-di-lapangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=411"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3578,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/411\/revisions\/3578"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media\/405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}
\na. Perhatikan dengan baik lokasi di mana kita akan melakukan praktek.
\nb. Perhatikan dengan saksama lembaran pekerjaan dan langkah-langkah kerjanya.
\nc. Mengincar yalon harus pada dua posisi\/sisi (kanan dan kin).
\nd. Menancapkan yalon harus tegak (bukan selalu tegak lurus permukaan tanah).
\ne. Pemasangan yalon-yalon harus tepat sesuai titik-titik yang telah ditentukan.
\nf. Membuat laporan kerja<\/p>\n
\n1. Yalon (minimal 4 buah)
\n2. Pita ukur\/Meteran (minimal 15 m)
\n3. Alas tulis, Alat tulis menulis, kertas untuk sket\/catatan.<\/p>\n
\nAda beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bekerja agar keselamatan terjamin antara lain :
\na. Saat membawa yalon, dipanggul, bagian depannya yang tumpul, dan yalon tidak boleh diseret
\nb. Saat praktek dilarang bercanda.
\nc. Hati-hati saat menancapkan yalon ke tanah.
\nd. Setelah selesai praktek, peralatan harus dibersihkan kembali.<\/p>\n
\na. Minimum pekerjaan dilakukan oleh satu orang (boleh lebih)
\nb. Membuat garis lurus PQ (tancapkan yalon P dan Q (yang akan diperpanjang)
\nc. Orang yang berdiri di titik A (perpanjangan P-Q) membidik kea rah Q – P dan berusaha agar yalon A \u2013 Q \u2013 P terlihan satu buah saja.
\nd. Setelah tepat satu buah saja, kemudian yalon A ditancapkan, lakukan hal tersebut pada titik B
\ne. Bila pekerjaan dilakukan oleh dua orang:
\nf. Membuat garis lurus PQ (dengan menancapkan yalon dititik P dan Q)
\ng. Orang pertama berdiri di titik P, orang kedua di titik A menuruti aba \u2013 aba dari orang pertama sambai yalon P \u2013 Q \u2013 A terlihat satu buah saja.
\nh. Lakukan hal tersebut sampai pada titik titik yang diperlukan
\n
<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"