Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":439,"date":"2024-02-09T01:21:05","date_gmt":"2024-02-08T18:21:05","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/?p=439"},"modified":"2024-02-05T08:19:04","modified_gmt":"2024-02-05T01:19:04","slug":"peralatan-survei-dan-pemetaan-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/peralatan-survei-dan-pemetaan-sederhana\/","title":{"rendered":"Peralatan Survei dan Pemetaan Sederhana"},"content":{"rendered":"

1. Tanda Titik \u2013 Titik di Lapangan dan Kegunaannya.
\n<\/strong>Pada pekerjaan Ukur Tanah, baik pengukuran jarak maupun pengukuran sudut, diperlukan perlengkapan maupun peralatannya. Menurut sifat dan kegunaannya, titik-titik Survei dan Pemetaandapat dibedakan menjadi 2 (dua) buah, yaitu titik bersifat tetap (Bench Mark) dan titik bersifat sementara.<\/p>\n

2. Titik Tetap (Bench Mark)<\/strong>
\nTitik tetap terdiri dari titik triangulasi dan titik polygon. Titik triangulasi terbuat dari tugu beton dan dipasang di daerah-daerah luas\/pegunungan atau di setiap pulau. Titik polygon terbuat dari tugu beton dan dipasang di daerah-daerah kecil, seperti dalam kota atau kawasan industri dan perumahan. Dari titik tetap ini selain diketahui koordinat-koordinatnya (X,Y), dan diketahui pula ketinggiannya yang diambil dari permukaan air laut rata \u2013 rata. Koordinat titik tetap ini diukur dan dihitung secara Teliti karena titik ini akan menjadi dasar pengukuran selanjutnya.
\n\"image\"<\/a>
\nGambar 4. Macam \u2013 macam patok tetap<\/p>\n

3.Titik Sementara
\n<\/strong>Titik sementara adalah tanda\/titik yang bersifat sementara, baik pembuatan dan penggunaannya dalam pengukuran. Tanda titik sementara terdiri atas:<\/p>\n

3.1 Patok<\/strong>
\nAlat ini terbuat dari kayu atau bambu, yang digunakan untuk memberi tanda batas yang bersifat sementara pada saat pengukuran. Titik ini ditanam ke dalam tanah dengan kedalaman 0,25 s.d. 0,50 meter. Patok dimasukkan ke dalam tanah dengan cara dipukul dan sisa yang menonjol dari permukaan tanah 5 sampai 10 cm. Sebaiknya alat ini diberi tanda dengan cat merah agar mudah terlihat. Ukurannya 5 x 5 cm atau 10 x 10 cm.
\n
\"image\"<\/a>
\nGambar 5. Patok Sementara<\/p>\n

3.2 Yalon
\n<\/strong>Yalon terbuat dari pipa besi dengan ukuran diameter \u00be inci yang digunakan untuk memberi tanda titik\/batas pengukuran dan bersifat sementara. Agar mudah terlihat, alat ini setiap jarak 20cm diberi warna merah dan putih berselang-seling. Agar tidak cepat rusak, akibat ditancapkan ke dalam tanah, maka bagian bawah dilengkapi dengan sapatu besi.
\n
\"image\"<\/a>
\nGambar 6. Yalon besi<\/p>\n

3.3 Rambu Ukur (Bak Ukur)<\/strong>
\nAlat ini terbuat dari kayu atau bahan aluminium, pada sisi depannya terdapat skala pembacaan, digunakan untuk memberi tanda titik sementara dilapangan pada saat pengukuran. Rambu ukur berpenampang segi empat berukuran \u00b1 2 cm x \u00b14 cm dan panjang 3 sampai 5 meter. Bagian depannya dilengkapi dengan ukuran skala sentimeter. Pada setiap 1 meternya diberi cat yang berbeda dan mencolok. Rambu ukur yang penjangnya 5 meter dapat distel dalam pemakaian di lapangan (Gambar 7).<\/p>\n

Kedudukan alat ini harus benar \u2013 benar tegak\/vertikal. Kegunaan pokok alat ini adalah untuk pembacaan data pada pengukuran sipat datar maupun sipat ruang (untuk bantuan mengukur jarak optis, sudut miring dan beda tinggi).
\n
\"image\"<\/a>
\nGambar 7. Rambu Ukur<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

1. Tanda Titik \u2013 Titik di Lapangan dan Kegunaannya. Pada pekerjaan Ukur Tanah, baik pengukuran jarak maupun pengukuran sudut, diperlukan perlengkapan maupun peralatannya. Menurut sifat dan kegunaannya, titik-titik Survei dan Pemetaandapat dibedakan menjadi 2 (dua) buah, yaitu titik bersifat tetap (Bench Mark) dan titik bersifat sementara. 2. Titik Tetap (Bench Mark) Titik tetap terdiri dari …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":437,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[553],"tags":[564,567,568,565,570,569,566,571,572,573],"class_list":["post-439","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ilmu-ukur-tanah","tag-peralatan-pemetaan","tag-peralatan-pemetaan-dan-fungsinya","tag-peralatan-pemetaan-eksplorasi","tag-peralatan-pemetaan-geologi","tag-peralatan-pemetaan-lintasan","tag-peralatan-pemetaan-topografi","tag-peralatan-pemetaan-utiliti","tag-peralatan-survey-dan-pemetaan","tag-peralatan-survey-pemetaan","tag-peralatan-untuk-pemetaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=439"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3575,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/439\/revisions\/3575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media\/437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}