4. Kemiringan dasar saluran (So).<\/strong>
\nKemiringan dasar saluran atau dinding perlu diketahui untuk memperkirakan laju aliran non-erosif yang maksimal serta aliran luas penampang atau kedalaman aliran pada setiap bagian saluran diberikan dengan menggunakan persamaan Manning. Kemiringan dasar saluran adalah kemiringan rata-rata dalam arah irigasi dan merupakan parameter yang mudah diukur.<\/p>\nUntuk dinding dan alur kemiringan saluran tidak boleh terlalu tinggi karena menyebabkan gerusan dan tidak boleh terlalu rendah agar mengurangi efek sedimentasi dan meningkatkan efisiensi aliran irigasi. Biasanya nilai yang direkomendasikan oleh USDA, yang tergantung pada tanah, yaitu jenis dan kedalaman profil, kombinasi tanaman dan ukuran individu saluran yang digunakan.<\/p>\n
5. Laju Infiltrasi (I).<\/strong>
\nPengetahuan tentang karakteristik infiltrasi tanah sangat penting untuk evaluasi, desain atau pengelolaan sistem irigasi permukaan. Oleh karena itu, laju infiltrasi, ditentukan sebelum mendesain saluran irigasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Dalam merencanakan sistem irigasi permukaan ada beberapa parameter yang harus dipertimbangkan sebagai bahan masukan untuk memilih sistem irigasi permukaan, yaitu, 1. Kedalaman air irigasi yang diberikan. Parameter ini merupakan jumlah air yang harus disimpan di zona perakaran tanaman pada saat air irigasi diberikan dengan tujuan untuk mempertahankan pertumbuhan tanaman agar tetap normal. Kedalaman air irigasi …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":646,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[949],"tags":[990,981,986,982,984,985,983,988,989,987],"class_list":["post-650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sistem-irigasi-permukaan","tag-kriteria-desain-irigasi","tag-kriteria-irigasi","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-04","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-01","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-02","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-03","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-04","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-05","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-06","tag-kriteria-perencanaan-irigasi-kp-07"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=650"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/650\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3347,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/650\/revisions\/3347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media\/646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}