Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php:7) in /home/tneutron/public_html/wp-includes/rest-api/class-wp-rest-server.php on line 1902
{"id":798,"date":"2024-07-19T01:37:36","date_gmt":"2024-07-18T18:37:36","guid":{"rendered":"http:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/?p=798"},"modified":"2024-07-18T08:30:44","modified_gmt":"2024-07-18T01:30:44","slug":"menyajikan-data-hasil-pemetaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/menyajikan-data-hasil-pemetaan\/","title":{"rendered":"Menyajikan Data Hasil Pemetaan"},"content":{"rendered":"

Informasi permukaan bumi telah berabad-abad disajikan dalam bentuk peta. Peta yang mulai dibuat dari kulit hewan, sampai peta yang dibuat dari kertas, semuanya menyajikan data geografis dalam bentuk gambar-gambar ataupun coretan-coretan. Peta-peta umum menggambarkan topografi suatu daerah ataupun batas-batas (administratif) suatu wilayah atau negara. Sedangkan peta-peta tematik secara khusus menampilkan distribusi keruangan kenampakan-kenampakan seperti geologi, geomorfologi, tanah vegetasi, atau sumber daya alam.<\/p>\n

Apa yang tersaji pada sebuah peta tidak lain adalah data atau informasi tentang permukaan bumi. Namun demikian suatu peta juga dapat menggambarkan distribusi sosial ekonomi suatu masyarakat, dan sebagainya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa peta memuat atau mengandung data yang mengacu bumi. Yang diacu tidak lain adalah posisinya yaitu sistem koordinat bumi. Sebelum melangkah ke tahapan berikutnya, apakah anda masih ingat apa saja syarat yang dibutuhkan dalam membuat suatu peta yang baik ?<\/p>\n

Syarat peta semestinya :
\n1. Peta tidak boleh membingungkan
\n2. Peta harus dengan mudah dapat dimengerti atau ditangkan maknanya oleh si pemakai peta
\n3. Peta harus memberikan gambaran yang mendekati keadaan sebenarnya. Ini berati peta itu harus cukup teliti sesuai dengan tujuannya<\/p>\n

Agar peta tidak membingungkan, maka harus dilengkapi dengan :
\n1. Keterangan atau legenda
\n2. Skala peta
\n3. Judul Peta
\n4. Bagian dunia mana<\/p>\n

Supaya mudah dimengerti atau ditangkap maknanya, digunakan :
\n1. Tata warna
\n2. Simbol, (terutama pada peta tematik)
\n3. Sebuah peta harus teliti. Sehubungan dengan itu, perlu diingatkan bahwa tingkat ketelitian harus disesuaikan dengan tujuan peta dan jenis peta, serta kesanggupan skala peta itu dalam menyatakan ketelitian.<\/p>\n

Penyajian data yang dimaksudkan adalah kegiatan pemetaan dari data Hasil Pengukuran digital yang telah disusun. Pada software ArcGIS 10.1 otomatisasi bagian-bagian dari layout dapat dilakukan, seperti misalnya penyusunan skala bar, pembuatan grid dan koordinat, pengaturan kelurusan (alignment), dan sebagainya melalui icon (tombol perintah\/menu) yang tersedia. Walaupun software yang ada mempunyai berbagai kemudahan, ada beberapa hal yang harus tetap diatur, yaitu :
\n1. Format Peta<\/strong>
\nFormat peta yang dimaksud disini adalah ukuran frame yang akan terkait dengan cakupan wilayah yang akan dipetakan. Dalam pemetaan secara digital pengubahan frame sangat mudah untuk dilakukan, namun untuk keseragaman wilayah yang akan dipetakan harus tersedia dalam format :
\na. Format peta berindeks dengan ukuran cakupan dan lokasi peta disesuaikan dengan standar peta dasar nasional yang dikeluarkan oleh Bakosurtanal
\nb. Format administrasi (provinsi, kabupaten), ataupun unit pengelolaan dengan tetap menampilkan indeks dan grid<\/p>\n

2. Tema<\/strong>
\nTema ataupun layer yang akan dipetakan juga sangat mudah dirubah, namun untuk menjaga konsistensi dan keseragaman, informasi yang harus dipetakan perlu diatur :
\na. Terintegrasi, yaitu semua layer digambarkan dalam satu peta. Dengan tetap memperhatikan untuk keindahannya yang juga sangat terkait dengan skala. Tema terintegrasi disajikan pada skala 1 : 250.000 atau lebih besar.
\nb. Parsial, lebih dikenal dengan peta tematik, yaitu layer khusus dipetakan di atas data dasar.<\/p>\n

3. Skala<\/strong>
\nSkala peta diatur sesuai dengan format di atas yaitu skala 25.000, 50.000, 100.000, 250.000 dan 500.000 sesuai dengan cakupan wilayahnya. Untuk keperntingan tertentu peta dapat diskalakan sesuai dengan kebutuhan, namun skala yang telah diuraikan di atas harus ada.<\/p>\n

4. Proyeksi<\/strong>
\nMerubah suatu proyeksi ke proyeksi yang lain beserta parameter yang menyertai sangat mudah dilakukan dengan menggunakan fasilitas yang ada pada SIG. Namun proses ini akan membawa kesalahan. Apabila karena suatu hal penyajian peta lebih dari satu zone tidak dapat dihindarkan (misalnya jika wilayah yang harus dipetakan cakupannya melewati batas zone, sehingga tidak mungkin disajikan pada proyeksi UTM dengan rentang horisontal 60 maka diperkenankan untuk memetakan dalam proeksi Mercator (rentang dari Sabang sampai Merauke). Jenis proyeksi yang digunakan harus disebutkan, beserta parameter proyeksinya (datum. Spheroid, ataupun angka semi mayor semi minornya).<\/p>\n

5. Simbolisasi<\/strong>
\nPewarnaan dan aspek kartografis yang lain tetap mengacu pada pedoman penyusunan peta yang berlaku.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Informasi permukaan bumi telah berabad-abad disajikan dalam bentuk peta. Peta yang mulai dibuat dari kulit hewan, sampai peta yang dibuat dari kertas, semuanya menyajikan data geografis dalam bentuk gambar-gambar ataupun coretan-coretan. Peta-peta umum menggambarkan topografi suatu daerah ataupun batas-batas (administratif) suatu wilayah atau negara. Sedangkan peta-peta tematik secara khusus menampilkan distribusi keruangan kenampakan-kenampakan seperti geologi, …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1319],"tags":[1396,1401,1403,1404,1400,1397,1399,1398,1402,1405],"class_list":["post-798","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-menyajikan-data-pemetaan","tag-hasil-pemetaan","tag-hasil-pemetaan-geologi","tag-hasil-pemetaan-guru","tag-hasil-pemetaan-guru-kota-malang","tag-hasil-pemetaan-guru-kota-yogyakarta","tag-hasil-pemetaan-sosial","tag-hasil-pemetaan-spip","tag-hasil-pemetaan-toefl-unsyiah-2015","tag-hasil-pemetaan-ukg","tag-pemetaan-hasil-pembelajaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/798","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=798"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/798\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3376,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/798\/revisions\/3376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=798"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=798"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=798"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}