Keuntungan utama dari format data vektor adalah ketepatan dalam merepresentasikan fitur titik, batasan dan garis lurus. Hal ini sangat berguna untuk analisa yang membutuhkan ketepatan posisi, misalnya pada basisdata batas-batas kadaster. Contoh penggunaan lainnya adalah untuk mendefinisikan hubungan spasial dari beberapa fitur. Data vektor relatif lebih ekonomis dalam hal ukuran file dan presisi dalam lokasi, tetapi sangat sulit untuk digunakan dalam komputasi matematik.<\/p>\n
Data vektor merupakan bentuk bumi yang direpresentasikan ke dalam titik, garis, dan area. Garis merupakan kumpulan dari beberapa titik, sedangkan area adalah daerah yang dibatasi oleh garis yang berawal dan berakhir pada titik yang sama. Sedangkan data raster biasanya membutuhkan ruang penyimpanan file yang lebih besar dan presisi lokasinya lebih rendah, tetapi lebih mudah digunakan secara matematis. Kelemahan data vektor yang utama adalah ketidakmampuannya dalam mengakomodasi perubahan gradual.<\/p>\n
a) Entitas (Bergeometri) Titik<\/strong> Data ini bisa memuat informasi seperti halnya ukuran tampilan dan orientasi simbol tersebut. Jika \u2018titik\u2019 ini merupakan suatu entitas teks, maka data lain yang diasosiasikan dengan entitas ini akan memuat informasi karakter-karakter yang akan ditampilkan, font (style) yang digunakan, perataan teks (right, center, left), skala, dan orientasi. b) Entitas (Bergeometri) Garis Dalam kaitannya dengan model data vektor mengenai entitas yang bergeometri garis, sering pula digunakan istilah-istilah seperti halnya \u2018arc\u2019, \u2018chain\u2019, dan \u2018string\u2019; yang merupakan sekumpulan pasangan-pasangan koordinat (x,y) yang mendeskripsikan garis kontinu yang bersifat kompleks. Makin pendek segmen-segmen garis pembentuknya, makin banyak jumlah pasangan koordinat (x,y) yang terlibat di dalamnya, dan makin halus bentuk kurva (kompleks) yang dapat direpresentasikannya.<\/p>\n
\nEntitas titik meliputi semua objek grafis atau geografis yang dikaitkan dengan pasangan koordinat (x,y). Selain koordinat-koordinat (x,y), diasosiasikan dengan geometri \u2018titik\u2019, data yang bersangkutan juga harus disimpan sedemikian rupa untuk menunjukkan jenis \u2018titik\u2019-nya. Sebagai contoh, \u2018titik\u2019 bisa saja merupakan suatu simbol yang tidak dikaitkan dengan informasi lain. Atau, \u2018titik\u2019 tersebut merupakan suatu simbol yang memiliki keterikatan dengan data yang lain.<\/p>\n
\n
<\/a>
\nGambar 3. Entitas Titik<\/p>\n
\n<\/strong>Entitas garis dapat didefinisikan sebagai semua unsur-unsur linier yang dibangun dengan menggunakan segmen-segmen garis yang dibentuk oleh dua titik koordinat atau lebih. Entitas garis yang paling sederhana akan memerlukan ruang untuk menyimpan titik awal dan titik akhir (dua pasangan koordinat [x,y]) beserta informasi lainnya mengenai simbol yang akan digunakan untuk mempresentasikannya. Sebagai contoh, parameter-parameter simbol dapat dipanggil untuk menampilkan garis-garis yang terputus-putus (dashed) atau tidak (solid) pada perangkat tampilan monitor.
\n
<\/a>
\nGambar 4. Entitas garis<\/p>\n