Pengeboran Berarah atau Horisontal.<\/strong>
\nDidalam melakukan pengeboran suatu formasi, selalu diharapkan pengeboran dengan lubang yang lurus\/vertikal, karena pengeboran dengan lubang yang lurus\/vertikal selain dalam operasinya lebih mudah, juga pada umumnya biayanya menjadi lebih murah. Namun karena kondisi-kondisi tertentu, pengeboran lurus\/vertikal tidak bisa dilakukan oleh karenanya perlu dilakukan pengeboran yang bisa diarahkan sesuai kondisi-kondisi tersebut.<\/p>\nPengeboran yang dilakukan dengan cara mengarahkan lubang biasa disebut dengan pengeboran berarah atau pengeboran horisontal (Directional and Horizontal Drilling). Beberapa faktor-faktor penyebab dilakukannya pengeboran berarah atau horizontal (Directional and Horizontal Drilling) adalah geografi, geologi dan pertimbangan ekonomi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"
Jenis pengeboran ini didasarkan pada bentuk lubang yang dibuat atau dibentuk pada operasi pengeboran yang dilakukan. Berdasarkan bentuk lubangnya, pengeboran dibedakan menjadi : Pengeboran tegak (straight hole drilling\/vertical drilling) Pengeboran berarah (directional dan horizontal drilling) 1. Pengeboran Lurus. Pengeboran lurus disebut juga dengan pengeboran vertikal atau Straight Hole Drilling. Artinya pengeboran yang dilakukan mulai dari …<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":939,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1414],"tags":[1518,1527,1523,1525,1520,1521,1519,1524,1522,1526,1528],"class_list":["post-940","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-operasi-pengeboran","tag-pengeboran","tag-pengeboran-adalah","tag-pengeboran-air-tanah","tag-pengeboran-lepas-pantai","tag-pengeboran-minyak","tag-pengeboran-minyak-bumi","tag-pengeboran-minyak-lepas-pantai","tag-pengeboran-mrt","tag-pengeboran-mrt-jakarta","tag-pengeboran-sumur","tag-pengeboran-sumur-dalam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/940","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=940"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/940\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3410,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/940\/revisions\/3410"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media\/939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=940"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=940"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tneutron.net\/sipil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=940"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}