Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Clay Body Hard Mineral Masinal Basah – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Exact > Clay Body > Clay Body Hard Mineral Masinal Basah

Clay Body Hard Mineral Masinal Basah

Pengolahan bahan tanah liat secara masinal basah dengan bahan dari tanah liat prepared hard mineral terolah umumnya diterapkan pada perusahaan-perusahan keramik skala menengah dan besar. Prosesnya secara umum hampir sama yang membedakan hanya bahan tanah liatnya dan kapasitas peralatan yang digunakan.

Bahan tanah liat dari prepared hard mineral terolah merupakan bahan-bahan tanah liat murni berbentuk seperti tepung halus yang kering sehingga memudahkan dalam penggunaannya, bahan-bahan tersebut seperti: kaolin, feldspar, whiting (kapur), kuarsa, ball clay, dan lain-lain.

Badan tanah liat yang dapat dihasilkan dari bahan tanah liat prepared hard berupa: white earthenware, white stoneware, porselin, bone china, dan sebagainya tergantung pada formula (resep) tanah liat yang dibuat.

Proses Pengolahan
Pengolahan bahan tanah liat prepared hard mineral terolah dengan cara masinal teknik basah dilakukan melalui tahap-tahap berikut ini:
1. Penimbangan
Timbanglah bahan tanah liat dari  mineral terolah yang digunakan  untuk menyusun formula (resep)  sesuai dengan persentase berat  yang telah ditentukan. Lakukan  penimbangan dengan cermat dan  teliti agar tidak terjadi kesalahan  dalam penimbangan masing-  masing bahan tanah liat.

2. Pencampuran
Campurkan bahan yang telah  ditimbang kemudian masukkan ke  dalam ballmill yang telah berisi  air. Operasikan ballmill sesuai  standar operasi prosedurnya  hingga campuran menjadi slip  yang halus dan homogen. Tuang  slip ke dalam ember dan siap  untuk proses penyaringan.

 clip_image001 clip_image002 
3. Penyaringan
Saringlah campuran bahan tanah  liat dengan menggunakan  saringan manual atau saringan  getar (vibrator) dengan kerapatan  minimal 100 mesh. Tempatkan  campuran bahan tanah liat hasil  penyaringan pada wadah bak  atau ember, dan siap dikentalkan  dengan filterpress.

4. Pengentalan 
Lakukan pengentalan lumpur  tanah liat yang telah disaring  dengan memompakan slip ke  dalam kantong kain penyaring  filterpress . Ambil tanah liat hasil  pengentalan slip tanah liat yang  berbentuk lempengan tanah liat  plastis (clay cake) yang memiliki  kadar air yang seperti tanah liat  plastis.

5. Penghomogenan 
Masukkan tanah liat plastis  tersebut ke dalam pugmill,  sehingga campuran tanah liat  menjadi plastis, homogen, dan  padat. Hasil dari proses ini berupa  tanah liat yang plastis dan  homogen berbentuk silindris.  Selanjut masukkan tanah liat  plastis ke dalam kantong plastik.

6. Penyimpanan/Pemeraman 
Lakukan pemeraman tanah liat  plastis pada bak bertutup atau  wadah yang kedap udara agar  kelembaban tanah liat plastis  tersebut tetap terjaga. Lakukan  pemeraman selama kurang lebih  7 hari atau lebih, semakin lama  waktu pemeraman maka kualitas  tanah liat plastis akan semakin  baik sehingga tanah liat menjadi  lebih plastis.

clip_image003 clip_image004 clip_image005


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79