Bahan tanah liat dari prepared hard mineral terolah merupakan bahan-bahan tanah liat murni berbentuk seperti tepung halus yang kering sehingga memudahkan dalam penggunaannya, bahan-bahan tersebut seperti: kaolin, feldspar, whiting (kapur), kuarsa, ball clay, dan lain-lain.
Badan tanah liat yang dapat dihasilkan dari bahan tanah liat prepared hard berupa: white earthenware, white stoneware, porselin, bone china, dan sebagainya tergantung pada formula (resep) tanah liat yang dibuat.
Proses Pengolahan
Pengolahan bahan tanah liat prepared hard mineral terolah dengan cara masinal teknik basah dilakukan melalui tahap-tahap berikut ini:
1. Penimbangan
Timbanglah bahan tanah liat dari mineral terolah yang digunakan untuk menyusun formula (resep) sesuai dengan persentase berat yang telah ditentukan. Lakukan penimbangan dengan cermat dan teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam penimbangan masing- masing bahan tanah liat.
2. Pencampuran
Campurkan bahan yang telah ditimbang kemudian masukkan ke dalam ballmill yang telah berisi air. Operasikan ballmill sesuai standar operasi prosedurnya hingga campuran menjadi slip yang halus dan homogen. Tuang slip ke dalam ember dan siap untuk proses penyaringan.
Saringlah campuran bahan tanah liat dengan menggunakan saringan manual atau saringan getar (vibrator) dengan kerapatan minimal 100 mesh. Tempatkan campuran bahan tanah liat hasil penyaringan pada wadah bak atau ember, dan siap dikentalkan dengan filterpress.
4. Pengentalan
Lakukan pengentalan lumpur tanah liat yang telah disaring dengan memompakan slip ke dalam kantong kain penyaring filterpress . Ambil tanah liat hasil pengentalan slip tanah liat yang berbentuk lempengan tanah liat plastis (clay cake) yang memiliki kadar air yang seperti tanah liat plastis.
5. Penghomogenan
Masukkan tanah liat plastis tersebut ke dalam pugmill, sehingga campuran tanah liat menjadi plastis, homogen, dan padat. Hasil dari proses ini berupa tanah liat yang plastis dan homogen berbentuk silindris. Selanjut masukkan tanah liat plastis ke dalam kantong plastik.
6. Penyimpanan/Pemeraman
Lakukan pemeraman tanah liat plastis pada bak bertutup atau wadah yang kedap udara agar kelembaban tanah liat plastis tersebut tetap terjaga. Lakukan pemeraman selama kurang lebih 7 hari atau lebih, semakin lama waktu pemeraman maka kualitas tanah liat plastis akan semakin baik sehingga tanah liat menjadi lebih plastis.