1. Air Cleaner
Filter yang berfungsi untuk menyaring udara yang akan masuk ke ruang bakar untuk proses pembakaran.
Komponen ini terdiri dari dua element yaitu outer element dan inner element (saringan lembut) yang mana keduanya menggunakan penyaringannya dari paper.
Pada air cleaner komatsu, filter ini terdapat angka 1 – 6 yang menunjukkan bahwa filter ini bisa dipakai sampai 6 Kali pembersihan. Air cleaner ini dilengkapi dengan dust indicator sebagai indicator bila terjadi kebuntuan pada filter dengan menunjukkan wama merah (piston).
2. Fuel Filter
Filter yang digunakan untuk menyaring fuel yang kotor dari fuel tank sebelumnya digunakan untuk pencabutan pada sistem pembakaran. Bentuk dari filter ini banyak yang memakai catridge pada alat-alat berat. Penggantiannya dilakukan setiap 500 HM (hour meter).
3. Oil Filter
Tugas oil filter adalah rnenyaring kotoran yang,terkandung dalam oli agar tidak ikut bersirkulasi kembali dalam sistem. Dalam oil filter juga dipasang by pass valve yang gunanya untuk memberikan jalan lain ketika filter buntu. Secara umum filter dibedakan menjadi dua :
- filter permukaan (surface filter)
- filter dalam (depth filter)
Filter permukaan hanya mempunyai satu permukaan yang dapat menyaring kotoran oli yang mengalir satu arah saja. Filter ini hanya mampu menjerat kotoran yang lebih besar dari lubang pori-pori filter. Kotoran yang besar dan berat akan jatuh dan mengendap di bagian bawah sedang kotoran yang kecil tetap bersarang di pori-pori filter sehingga menyumbat pori-pori itu sendiri. Pada saat itu filter harus dibersihkan atau diganti dengan yang baru.
Beberapa bentuk surface filter:
Wire mest filter
Filter ini mempunyai pori-pori yang besar, seperti gambar di samping ini :
Metal edge filter
Plat tersebut berbentuk gelang-gelang sehingga bila disusun akan membentuk si]inder yang bercelah. Oli akan mengalir disela – sela setiap plat dan kotoran yang cukup besar akan tersangkut. Bahannya terbuat dari logam atau cetakan kertas yang diberi tonjolan disalah satu sisinya.
Pleated paper filter
Kertasnya tersusun dari bahan selulose (serat tumbuh – tumbuhan) yang dicetak menjadi kertas filter.
Depth filter
Depth filter ini sangat berbeda dengan surface filter. Bahan saringan yang dipakai sangat banyak jumlahnya. Oli merambat ke segala arah dalam filter sehingga kotoran akan tersangkut diserat – serat bahan filter dan selanjutnya oli kembali jatuh pada sistem hidrolik.