Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Jenis Bahan Plastis Tanah Liat – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Tanah Liat > Jenis Bahan Plastis Tanah Liat

Jenis Bahan Plastis Tanah Liat

Jenis, sifat dan fungsi tanah liat dan bahan lain untuk membuat benda keramik dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Kaolin (china clay)
Kaolin disebut juga china clay, termasuk jenis tanah liat primer (residu) yang berfungsi sebagai komponen utama dalam membuat campuran porselin, dan digunakan dalam keramik stoneware dan earthenware putih. Kaolin berfungsi untuk pengikat dan penambah kekuatan badan keramik pada suhu tinggi, porselin, barang-barang tahan api (refractory), juga digunakan sebagai bahan pengeras dalam pembuatan glasir.

Sifat-sifat kaolin (china clay):

  1. berbutir kasar
  2. tidak plastis
  3. relatif murni
  4. warnanya putih
  5. titik leburnya tinggi yaitu 18000C.
Di Indonesia bahan ini terdapat di beberapa tempat seperti di Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Bangka, Belitung, Sulawesi Tengah, Kalimantan.

2. Ball clay
Ball clay termasuk jenis tanah liat sekunder (sediment/endapan) yang mempunyai partikel-partikel yang sangat halus sehingga tingkat plastisitas dan kekuatan kering yang tinggi, banyak mengandung bahan organik. Ball clay umumnya dipakai sebagai bahan campuran untuk membuat keramik putih (keramik halus dan dalam email, juga untuk membuat slip tanah liat tuang lebih encer. Dalam massa plastis dapat meningkatkan daya kerja dan kuat kering.

Sifat-sifat ball clay:

  1. berbutir halus
  2. plastisitas sangat tinggi
  3. penyusutan tinggi 20 %
  4. kekuatan keing tinggi
  5. titik lebur suhu 13000C
  6. warna abu-abu
Ball clay ini terdapat di Jawa Barat, Riau, Kalimantan Brata, Kalimatan Tengah, Kalimatan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bangka, Belitung dan juga bisa didapat dimana-mana (sawah, tegalan).

3. Stoneware
Stoneware adalah bahan tanah liat refraktoris yang bersifat plastis, termasuk jenis tanah liat sekunder (sedimen) memiliki daya susut rendah, berbutir halus dan banyak digunakan untuk membuat benda pengikat dan pewarna. Stoneware akan menghasilkan benda yang padat dan kedap air apabila dibakar pada suhu 12500C – 13000C tanpa mmengalami perubahan bentuk.

Stoneware ini sangat menguntungkan karena dapat langsung digunakan untuk membuat benda keramik stoneware secara langsung (bahan tunggal) tanpa mencampur dengan bahan lainnya dengan hasil yang memuaskan. Sifat-sifat stoneware:
  1. berbutir halus,
  2. plastis,
  3. penyusutan rendah,
  4. porositas rendah,
  5. titik lebur tanah mencapai suhu 14000C,
  6. wama mentahnya abu-abu, kuning kotor,
  7. tahan api,
Tanah ini terdapat di Jawa Barat, Karimunjawa.

4. Earthenware
Earthenware termasuk tanah sekunder (sedimen), tanah liat ini mudah ditemukan di berbagai daerah, plastis, berbutir halus dengan kandungan besi yang cukup tinggi. Tanah liat ini memiliki tingkat plastisitas yang cukup, sehingga mudah dibentuk, tapi juga mempunyai tingkat penyusutan yang tinggi pula.

Setelah dibakar kekuatannya berkurang dan sangat berpori, absorpsi (kemampuan menyerap) air lebih dan 3%, suhu bakar rendah antara 9000C- 1060C, warna bakar merah coklat dan titik leburnya sekitar 1100C-1200C. Tanah liat merah banyak digunakan di industri genteng, bata dan gerabah kasar dan halus. Warna alaminya tidak merah terang tetapi merah karat, karena kandungan besinya mencapai 8%, bila diglasir warnanya akan lebih kaya, khususnya dengan menggunakan glasir timbal (beracun).

Tanah liat earthenware banyak digunakan dalam pembuatan benda keramik earthenware, gerabah, batu bata, genteng, dan dapat digunakan sebagai pewarna pada glasir.
Sifat-sifat earthenware:

  1. plastis,
  2. berbutir halus
  3. kandungan besi yang cukup tinggi
  4. wama mentahnya merah, coklat, abu-abu, hitam,
  5. suhu bakar antara 9000C–10600C
Tanah liat earthenware banyak terdapat di daerah Sumutera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta,

5. Fire Clay
Fire Clay termasuk tanah sekunder (sedimen) merupakan jenis tanah liat yang tahan terhadap panas dan tidak berubah bentuk, mempunyai titik lebur yang tinggi yaitu 1600ºC-1750ºC. Kebanyakan tanah liat tahan api berwarna terang (putih) ke abu-abu gelap menuju ke hitam dan ditemukan di alam dalam bentuk bongkahan padat, beberapa diantaranya berkadar alumina tinggi dan berkadar alkali rendah.

Yang tergolong tanah liat tahan api ialah tanah liat yang tahan dibakar pada suhu tinggi tanpa mengubah bentuk, misalnya kaolin dan mineral tahan api seperti alumina dan silika. Fireclay berfungsi sebagai bahan untuk membuat barang refractory seperti bata tahan api, perlengkapan tungku, dalam badan keramik sebagai bahan campuran untuk menambah kemampuan bentuk pembuatan produk stoneware maupun porselin.
Sifat-sifat fire clay:

  1. cenderung tidak plastis ,
  2. butiran kasar,
  3. tingkat absorbsi rendah
  4. penyusutan menengah
  5. tahan terhadap suhu tinggi (refractory)
6. Bentonite
Bentonite juga termasuk tanah liat tanah sekunder (sedimen) yang sangat plastis dan berbutir halus sehingga digunakan untuk menambah keplastisan badan keramik dan dalam glasir berfungsi sebagai pengikat. Bentonite termasuk jenis tanah liat monmorilinit berasal dari pelapukan batu vulkanis. Bila dipergunakan untuk menambah plastisitas tanah liat satu bagian bentonite biasanya sama dengan tiga bagian ballclay.
  1. Sifat-sifat bentonite:
  2. sangat plastis.
  3. berbutir halus
  4. titik lebur 1200ºC
Bentonite di Indonesia banyak ditemukan di Jawa Barat, juga terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara.
clip_image001 clip_image002
 
clip_image003
Kaolin Ballclay Stoneware
 clip_image004 clip_image005 clip_image006
Earthenware Fireclay Bentonite
Gambar 6.18. Bahan-bahan keramik plastis.


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79