Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Kemampuan Bentuk Tanah Liat – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Tanah Liat > Kemampuan Bentuk Tanah Liat

Kemampuan Bentuk Tanah Liat

Dalam pembentukan benda keramik dengan berbagai keteknikan membutuhkan tanah liat yang harus memiliki sifat-sifat yang dipersyaratkan, yaitu yang betul-betul harus memenuhi persyaratan sebelum digunakan, karena hal ini akan sangat berpengaruh pada waktu proses pembentukan dan pada hasil akhir.

Keberhasilan atau kegagalan dalam membuat benda keramik akan tergantung pada bagaimana melakukan proses tersebut diatas. Agar tanah liat dapat digunakan untuk membentuk benda keramik maka harus sifat-sifat yang dipersyaratan.

Tanah liat juga harus mempunyai kemampuan bentuk, yaitu kualitas penopang bentuk selama proses pembentukan berlangsung yang berfungsi sebagai penyangga. Tanah liat yang memiliki kemampuan bentuk akan berdiri sendiri tanpa mengalami perubahan bentuk sewaktu proses pembentukan berlangsung dan setelah pembentukan selesai.

Tanah liat yang dibentuk akan tetap mempertahankan bentuknya apabila mempunyai plastisitas dan kemampuan bentuk yang baik, dalam hal ini dapat dikatakan bahwa tanah liat tersebut memiliki daya kerja.

 clip_image001

Gambar 6.8. Tanah liat yang memiliki daya kerja/plastisitas.

Daya kerja tanah liat dipengaruhi oleh plastistasnya, tanah liat dengan plastisitas yang tinggi atau sebaliknya plastisitasnya rendah cenderung kurang memiliki daya kerja, untuk dapat digunakan maka tanah liat tersebut harus diperlakukan secara khusus agar memiliki daya ke rja, yaitu dengan menambahkan fire clay atau grog atau mengurangi ball clay, sedang tanah liat yang plastistasnya rendah dengan menambahkan ball clay atau bentonite.

Yaitu sifat tanah liat dari badan benda keramik yang telah kering sehingga cukup kuat untuk diangkat, disempurnakan, dan disusun dalam tungku pemabakaran.

  • Tanah liat yang memiliki plastisitas tinggi akan tinggi pula kekuatan keringnya.
  • Kekuatan kering dipengaruhi : Kehalusan butir
  • Jumlah air pembentuk Pencampuran dengan bahan lain Teknik pembentukan


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79