Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Menggambar Proyeksi Bangunan – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Membuat Gambar Rencana > Menggambar Proyeksi Bangunan

Menggambar Proyeksi Bangunan

Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi bangunan. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif. Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam buku-buku dasar menggambar teknik bangunan.

Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang bukan ahli bangunan/arsitek. Hal tersebut disebabkan, gambar proyeksi perspektif memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk tiga dimensi.

Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman gambar kerja/bestek berupa; gambar denah, potongan melintang, potongan memanjang, tampak depan, samping kiri, dan kanan dengan skala yang benar. Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah, potongan, dan tampak secara proyeksi perspektif, akan diperoleh gambar proyeksi perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan sebenarnya.

Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang, yaitu;
1. Gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang  (ibarat orang memotret dengan berdiri tegak).
Gambar proyeksi perspektif  model ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi  perspektif, karena obyek bangunannya tidak terlalu besar dan  menampakkan bentuk bangunan 3 (tiga) dimensi dengan jelas,

2. Pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap  dengan mata burung (bird eye).
Gambar proyeksi perspektif dengan  model ini dilakukan bila obyek bangunannya besar sekali, dan bentuk  bangunan akan tampak semuanya, tetapi prosentasenya lebih banyak  terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang memotret dengan memanjat  pohon yang tinggi atau naik di atas menara). Model proyeksi perspektif ini  jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat menampakkan gambar  bangunan dengan jelas.

 clip_image002[4]
Gambar I-1, Gambar Proyeksi Perspekstif Rumah Tinggal


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79