Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Pemasangan dan Susunan Elektrode Bumi – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Distribusi Tegangan Rendah > Pemasangan dan Susunan Elektrode Bumi

Pemasangan dan Susunan Elektrode Bumi

Untuk memilih macam elektrode bumi yang akan dipakai, harus diperhatikan terlebih dahulu kondisi setempat, sifat tanah dan tahanan pembumian yang diijinkan. Permukaan elektrode bumi harus berhubungan baik dengan tanah sekitarnya. Batu dan kerikil yang langsung mengenai elektrode bumi, akan memperbesar tahanan pembumian. Elektrode batang, dimasukkan tegak lurus ke dalam tanah dan panjang disesuaikan dengan tahanan pembumian yang diperlukan.

Tahanan pembumian sebagian besar tergantung pada panjangnya dan  sedikit bergantung pada ukuran penampangnya. Jika beberapa elektrode  diperlukan untuk memperoleh tahanan pembumian yang rendah, maka  jarak antara elektrode tersebut minimum harus dua kali panjangnya. Jika  elektrode tersebut tidak bekerja efektif pada seluruh panjangnya, maka  jarak minimum antara elektrode, harus dua kali panjang efektifnya.

Penghantar bumi harus dipasang sambungan yang dapat dilepas untuk  keperluan pengujian tahanan pembumian, pada tempat yang mudah  dicapai dan sedapat mungkin memanfaatkan sambungan yang karena  susunan instalasinya memang harus ada.

Sambungan penghantar bumi  elektrode bumi, harus kuat secara mekanis dan menjamin hubungan  listrik dengan baik, misalnya dengan menggunakan las, klem atau baut  kunci yang tidak mudah lepas. Klem pada elektrode pipa, harus  menggunakan baut dengan diameter minimal 10 mm.

Pengelompokan dan penggunaan perkakas kerja.

  • Perkakas kerja dapat dikelompokkan menjadi 4(empat), yaitu
  • Perkakas, Alat Ukur dan Tes, Alat Pengaman, dan Alat Bantu.
  • Untuk mempermudah pengelompokan/pemilahan alat kerja suatu proyek, berikut ini diberikan nama dan gambar peralatan untuk berbagai pekerjaan. Suatu proyek besar memerlukan alat kerja khusus yang tidak terdapat di lokasi. Oleh karena itu pengadaan alat tersebut harus dijadwalkan dengan tepat waktu. 

Tekniksi listrik yang memasang instalasi listrik dalam bangunan, dituntut keterampilan dalam berbagai bidang pekerjaan di bangunan tersebut. Hal ini meliputi teknik menandai, memotong, memahat dan menggergaji.


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79