Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Persendian – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Rangka dan Otot > Persendian

Persendian

Tulang-tulang rangka satu dengan yang lain saling berhubungan. Hubungan antara tulang yang satu dengan yang lain disebut sendi. Berdasarkan gerakan antar tulang dapat dibedakan menjadi: sendi mati dan gerak.

Sendi Mati
Sendi mati adalah hubungan antar tulang manakala tulang penyusun sendi tidak dapat digerakkan, sebagai contoh pertautan antara tulang-tulang tengkorak kepala. Sendi mati menyebabkan hubungan antar tulang menjadi kuat dan biasanya berfungsi melindungi alat-alat tubuh yang sangat penting.

 clip_image001 
Sendi Gerak
Sendi gerak adalah hubungan antar tulang yang dapat digerakkan. Menurut arah gerakan tulang, maka sendi gerak dapat dibedakan lagi menjadi:
1. Sendi kaku adalah hubungan antar tulang yang gerakkannya sangat terbatas (kaku), sebagai contoh: sendi antara ruas-ruas tulang belakang.
2. Sendi geser manakala tulang penyusun sendi gerakannya menggeser, sebagai contoh adalah sendi antar tulang telapak tangan.
3. Sendi engsel manakala tulang penyusun sendi dapat digerakkan ke satu arah, seperti engsel jendela atau pintu, sebagai contoh: sendi siku, sendi lutut, ruas jari tangan, dan ruas jari kaki.
4. Sendi pelana manakala tulang penyusun sendi dapat digerakkan ke dua arah, seperti pelana kuda, sebagai contoh: sendi antara tulang telapak tangan dengan pangkal ibu jari.
5. Sendi putar manakala tulang penyusun sendi dapat digerakkan ke dua arah, seperti tuas, sebagai contoh adalah sendi antara tulang atlas dengan pangkal tulang tengkorak.
6. Sendi peluru manakala tulang penyusun sendi dapat digerakkan ke segala arah, sebagai contoh: antara tulang gelang bahu dengan tulang lengan atas, dan tulang gelang pinggul dengan tulang pangkal paha.

Sendi gerak pada umumnya tersusun atas komponen berikut ini:
1. Bantalan tulang rawan
2. Cairan sendi (sinovial)
3. Selaput sendi (sinovial)
4. Pembungkus sendi yang menghubungkan tulang satu dengan tulang lainnya.


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79