Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Proses Pembakaran Benda Uji – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Exact > Clay Body > Proses Pembakaran Benda Uji

Proses Pembakaran Benda Uji

1. Siapkan benda uji yang telah  kering berupa lempengan tanah  liat sebanyak 15 buah. Lakukan  tiga kali pembakaran untuk setiap  jenis formula (5 buah lempengan  untuk setiap pembakaran). Buat  data suhu pembakaran, catat  kenaikan suhu setiap kali waktu  pembakaran bertambah dan  informasi lain yang diperlukan.
 clip_image001
2. Susun benda uji yang telah kering dari beberapa formula yang dibuat untuk pembakaran yang pertama (PS.08). Letakkan PS. 08 tersebut di dalam tungku pembakaran, dan ingat pancang seger harus dapat dilihat dari lubang intai (spy hole).

3. Hidupkan tungku pembakaran  sesuai dengan petunjuk  pengoperasian, amati dan catat  kenaikan suhu pembakaran  melalui pyrometer setiap 20 menit  dengan mengisi tabel 4.5. (Suhu  praktek).  4. Lakukan penahan suhu selama  20 menit. Suhu pembakaran yang  telah mencapai suhu yang sesuai  PS. 08 ditandai dengan  melengkungnya PS. 08 tersebut  dan pyrometer menunjuk angka  955ºC. Kemudian matikan tungku  pembakaran dan biarkan  mendingin selama minimal 12  jam.

5. Ambil benda uji yang telah  dibakar dari dalam tungku untuk  melakukan pengujian suhu  kematangan tanah liat. Lakukan  hal yang sama untuk benda uji  lainnya dengan pembakaran  sesuai PS. 06 dan PS. 04.

clip_image002 clip_image003 clip_image004 clip_image005 
Semua benda keramik yang dibakar sampai mencapai titikvitrifikasi dianggap telah mencapai titik matang dengan tanda-tanda:
a. Keras, bila diketuk akan bersuara nyaring
b. Padat, pori-pori relatif kecil atau tidak ada sama sekali karena terisi oleh leburan gelas.
c. Kedap air, tidak menyerap air sehingga dapat dipakai sebagai wadah air.
d. Warna bakar, dari warna terang ke warna gelap, tergantung pada besar kecilnya kandungan bahan pengotor, khususnya oksida-oksida logam seperti besi, mangaan dan titan.
e. Susut, akibat dari perubahan fisika dan kimia mineral tanah liat selama pembakaran dengan besar kecilnya penyusutan tergantung kepada jenis tanah liat yang digunakan.


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79