Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Taufiqullah – Page 21 – TN Elektro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Author Archives: Taufiqullah (page 21)

Author Archives: Taufiqullah

Magnitude Resistance

The magnitude of the resistance of a resistor is read from the position of the most front ring ring towards tolerance. Usually position tolerance ring is located at the corner of the resistor body or also with a width of more prominent, while the position of the first ring slightly inward. Thus the user already knows how the tolerance of ...

Read More »

Fungsi Resistor

Pada dasarnya semua bahan memiliki sifat resistif namun beberapa bahan seperti tembaga, perak, emas dan bahan metal umumnya memiliki resistansi yang sangat kecil. Bahan-bahan tersebut menghantar arus listrik dengan baik, sehingga dinamakan konduktor.Kebalikan dari bahan yang konduktif, yaitu bahan material seperti karet, gelas, karbon memiliki resistansi yang lebih besar menahan aliran elektron sehingga disebut sebagai isolator. Resistor adalah komponen dasar ...

Read More »

Teori Transistor Bipolar

Transistor adalah komponen yang merupakan bangunan utama dari perkembangan elektronika. Divais semikonduktor biasanya diklasifikasikan dalam 2 pembagian besar, yaitu: Bipolar Juction Transistor (BJT) atau biasa disebut dengan Transistor saja dan Field Effect Transistor (FET). Bab ini, dan beberapa bab selanjutnya, akan membahas karakteristik, konfigurasi dan penggunaan Transistor dalam rangkaian elektronika. Pada umumnya, Transistor digunakan pada 3 fungsi, yaitu: sebagai saklar, ...

Read More »

Prategangan Transistor

Sebagaimana diperlihatkan pada Gambar di bawah ini, Transistor memiliki 2 persambungan, satu diantara Emiter dan Basis, disebut dengan Dioda Basis – Emiter, dan lainnya diantara Kolektor dan Basis, disebut dengan Dioda Basis – Kolektor. Karena setiap dioda memiliki 2 kemungkinan prategangan, yaitu Prategangan Manu (forward biased) dan Prategangan Mundur (reverse biased), maka Transistor memiliki 4 (empat) kemungkinan prategangan. Kemungkinan prategangan ...

Read More »

Pengukuran Listrik Satu Fasa Driving System

Energimeter merupakan instrumen yang paling banyak dipakai untuk mengukur konsumsi energi listrik pada suatu instalasi listrik domestik maupun komersial. Energi listrik diukur dalam satuan kilo watt-jam (kWh) dengan energimeter. Oleh karena itu energimeter juga lazim disebut sebagai kWh-meter. Driving system pada energimeter terdiri dari dua elektromagnetik dari baja silikon berlaminasi, shunt magnet dan series magnet seperti diperlihatkan dalam Gambar 7.12. ...

Read More »

Penyambungan Wattmeter Secara Tak Langsung

Sampai sejauh ini yang kita lakukan adalah penyambungan meter baik ampermeter, voltmeter dan wattmeter secara langsung. Penyambungan meter secara langsung hanya dapat diterapkan pada beban rendah. Bagi beban tinggi di mana arus fasanya besar dan mungkin juga tegangan fasanya, maka dilakukan cara lain yaitu penyambungan meter secara tidak langsung. Penyambungan secar tidak langsung dilakukan dengan memanfaatkan trafo ukur yang terdiri ...

Read More »