A. Resistor Panas (NTC)
Termistor NTC (Negative Coefisien Temperature) merupakan resistor dengan koefisien temperatur negatif yang sangat tinggi. Termistor jenis ini dibuat dari oksida dari kelompok elemen transisi besi (misalnya FE2O3, NiO CoO dan lain – lain). Oksida – oksida ini mempunyai resistivitas yang sangat tinggi dalam zat murni , tetapi bisa ditransformasikan kedalam semi konduktor dengan jalan menambahkan sedikit ion – ion lain yang valensinya berbeda.
Harga nominal biasanya ditetapkan pada temperatur 25oC . Perubahan resistansi yang diakibatkan oleh non linieritasnya ditunjukkan dalam bentuk diagram resistansi dengan temperatur , seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3.10 berikut ini.
![]()
Bilamana memungkinkan untuk menemukan termistor NTC untuk memenuhi seluruh harga NTC yang dibutuhkan, kadang – kadang jauh lebih ekonomis bila beberapa NTC digabung atau diadaptasikan harga-harga resistansi yang sudah ada dalam rangkaian dengan salah satu atau lebih termistor NTC yang kita punyai . Kadang-kadang , dengan menambah resistor seri dan paralel dengan NTC , dan kita bisa memperoleh harga termistor NTC standart yang kita perlukan .
Seandainya tidak bisa maka kita perlu mencari type termistor NTC khusus yang kita butuhkan . Jadi seandainya dari seluruh kombinasi resistor yang telah kita lakukan kita tidak mendapat harga NTC standart yang kita butuhkan , maka dalam hal ini kita perlu mencari NTC sesuai dengan spesifikasi yang kita butuhkan. Dalam suatu rangkaian dimana terdapat suatu NTC , maka rangkaian resistor tambahan seringkali banyak manfaatnya .
Contoh berikut ini akan menunjukkan dan menjelaskan suatu hasil kombinasi antara NTC dengan resistor biasa .Anggap saja sekarang kita sedang membutuhkan termistor NTC dengan harga yang berkisar antara 50 Ωpada 30o C dan 10 Ω pada 100oC . Tentunya type standart yang mempunyai karakteristik demikian tidak terdapat dalam program kita . Sekalipun demikian , kita tak perlu cemas sebab masalah ini bisa kita atasi dengan satu buah NTC standart dan dua buah resistansi biasa .
Seandainya sekarang yang terdapat sebuah NTC dengan tahanan dingin sebesar 130 Ω , lalu coba kita pasang dengan kombinasi seri dan paralel dengan sebuah resistor biasa sebesar 6 Ω dan resistor lain sebesar 95 Ω , seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 3.11. Dari kombinasi ini , kebutuhan kita akan resistansi pada temperatur 30 oC dan pada temperatur 100 oC akan bisa terpenuhi .
![]()
Gambar 3.11. Rangkaian Karakteristik Deviasi
B. Resistor Dingin (PTC)
P(ositive) T(emperatur) C(oefficient) atau termistor PTC adalah suatu resistor yang mempunyai koefisien temperatur positif yang sangat tinggi. Dalam beberapa hal PTC ini berbeda dengan NTC seperti yang dituliskan berikut ini :
- Koefisien temperatur dari termistor PTC akan positif hanya antara daerah temperatur tertentu . Diluar daerah temperatur ini, koefisien temperaturnya bisa nol ataupun negatif .
- Harga koefisien temperatur mutlak dari termistor PTC , hampir dalam seluruh kejadian jauh lebih besar daripada yang dimiliki oleh termistor NTC .
![]()
Gambar 3.12. Bentuk fisik dan simbol PTC
![]()
Gambar 3.12. Bentuk fisik dan simbol PTC
Perlu dicatat bahwa skala resistansi adalah dalam logaritmik dan resistansinya berubah mulai dari beberapa ratus ohm pada temperatur 75oC dan beberapa ratus kilo ohm pada temperatur 150oC.