Fungsi Transduser Kapasitif
– memanfaatkan perubahan kapasitansi
• akibat perubahan posisi bahan dielektrik diantara kedua keping
• akibat pergeseran posisi salah satu keping dan luas keping yang berhadapan langsung
• akibat penambahan jarak antara kedua keeping
![]()
Gambar 3.31 Sensor posisi kapasitif: (a) pergeseran media mendatar, (b) pergeseran berputar, (c) pergeseran jarak plat
– nilai kapasitansi berbanding lurus dengan area dan berbanding terbaik dengan jarak
C = 0,0885 dA k
– cukup sensitif tetapi linieritas buruk
– rangkaian jembatan seperti pada sensor induktif dapat digunakan dengan kapasitor dihubungkan paralel dengan resistansi (tinggi) untuk memberi jalur DC untuk input opamp
– alternatif kedua mengubah perubahan kapasitansi menjadi perubahan frekuensi osilator
• frekuensi tengah 1 – 10 MHz
• perubahan frekuensi untuk perubahan kapasitansi cukup kecil dibandingkan kapasitansi Co
![]()
![]()
Gambar 3.32 Pemakaian sensor posisi pada rangkaian elektronik:
(a) kapasitansi menjadi frekuensi, (b) kapasitansi menjadi pulsa
– Solusi rangkaian murah dengan osilator relaksasi dual inverter CMOS