" /> Metode Manual Pipeline Sampling Minyak - TN Industri
Home > Produksi Minyak dan Gas > Teknik Sampling > Metode Manual Pipeline Sampling Minyak

Metode Manual Pipeline Sampling Minyak

Aplikasi : Sampling pipa ini dipakai untuk mengambil contoh cairan yang mempunyai RVP dibawah 101 kPa (14.7 psia) dan untuk cairan yang kental, langsung dari pipa, pipa pengisian dan pipa distribusi.

Peralatan :
– Sebuah tubing atau pipa dengan sudut 45º
– Sebuah elbow atau pipa yang dibengkokkan
– Sebuah pipa yang tertutup ujungnya, dengan lubang kecil dekat tutupnya

Prinsip Kerja :
– Atur kerangan hingga contoh mengalir dengan kecepatan linier
– Usahakan kecepatan pengambilan contoh sedemikian rupa yaitu seperti kecepatan aliran liquid yang keluar dari alat pengambil contoh atau kira-kira satu galon per jam
– Untuk contoh crude oil atau produk minyak bumi lainnya, contoh diambil 250 ml atau lebih

– Contoh crude oil dimasukkan pada wadah tertutup. Letakkan pada tempat yang sejuk dan kering, hindari dari cahaya matahari secara langsung
– Masing-masing contoh harus diberi label dan langsung dikirimkan ke laboratorium untuk analisis.

image

1. Ruang Lingkup
Mencakup prosedur dan peralatan untuk memperoleh, mencampur dan perlakuan contoh yang representatif dari bahan bakar mudah menguap yang akan digunakan untuk pengujian sifat volatilitas. Prosedur ini dapat digunakan untuk fuel dengan range antara 13 – 105 kPa (2 – 16 psia).

2 Ringkasan Metode
Prinsip dasar masing-masing prosedur pengambilan contoh adalah untuk memperoleh contoh dengan suatu cara dan suatu lokasi dalam tangki yang dapaty mewakilinya.

3. Petunjuk Umum
1. Wadah Contoh
– Wadah contoh dapat berupa botol gelas berwarna coklat maupun jernih, botol polietilena atau kaleng dari logam.
– semua wadah yang digunakan harus benar-benar bersih, bebas dari partikel pengotor dan kering
– Tutup dapat berupa gabus maupun tutup ulir dari plastik atau logam, kualitas gabus harus baik dan bersih, bebas dari adanya lobang-lobang dan rontokan gabus. Kontak antara gabus dan contoh dapat dicegah dengan membungkusnya menggunakan lembaran aluminium. Penutup karet tidak boleh digunakan.

– Jumlah contoh tergantung pada metode uji yang digunakan. Uji RVP secara diperlukan botol kapasitas 1 liter, sedangkan metode Mini-VP cukup dengan botol berkapasitas 125 mL.
2. Peralatan Sampling Peralatan ambil contoh secara detail diuraikan pada masing-masing prosedur sampling. Pada dasarnya semua peralatan harus berih dan kering.

3. Waktu dan Lokasi Sampling
– Tangki timbun, pengambilan contoh bila ada kegiatan penerimaan dan pengiriman.
– Tangki kapal atau tongkang, pengambilan contoh masing-masing produk setelah vessel diisi maupun sebelum pembongkaran.
– Tangki mobil, pengambilan contoh dari produk sesudah dimuat atau sebelum dibongkar.
4. Penanganan Contoh – Bahan bakar ringan dijaga dari kemungkinan adanya penguapan.
– peralatan sampling adalah wadah contoh untuk tekanan uap, wadah ditutup rapat setelah contoh terkumpul.

– Adanya kebocoran wadah contoh, maka tidak dapat digunakan untuk pengujian
– Diinginkan contoh sampai 0 – 10C (32 – 34 0F) setelah dikirim ke laboratorium dan sebelum wadah dibuka untuk pengujian
– Wadah contoh tidak diisi anatara 70-85% kapasitas untuk pemuaian
– Segera diberi label dengan jelas