" /> Metode Nozzle Sampling Minyak - TN Industri
Home > Produksi Minyak dan Gas > Teknik Sampling > Metode Nozzle Sampling Minyak

Metode Nozzle Sampling Minyak

Prosedur Nozzle Sampling dapat digunakan untuk sampling bahan bakar ringan dari pengecer dengan tipe dispenser.

Prosedur :
– secepatnya setelah fuel dipompakan dan pompa telah di reset hubungkan pump nozzle dengan nozzle extension
– isilah wadah sample secara perlahan melalui nozzle extension, sampai 70-85% kapasitas wadah
– pindahkan nozzle extension dan tutup wadah sample, cek adanya kebocoran, beri label dan kirim ke laboratorium.

image

1 Ruang Lingkup
Praktik ini mencakup informasi untuk disain, instalasi, pengujian dan pengoperasian dari peralatan otomatis untuk ekstrak sampel representatif dari minyak bumi dan hasil-hasilnya pada suatu pipa aliran dan penyimpanan. Bila pengambilan contoh untuk penetapan volatilitas maka digunakan praktik D 5842. Praktik ini dapat dipakai untuk minyak bumi dan hasil-hasilnya yang mempunyai tekanan uap pada suhu sampling dan penyimpanan  101 kPa (14,7 psi)

2 Terminologi

Diskripsi dari istilah pada standar ini :
1. Automatic sampler
Suatu peralatan yang digunakan untuk mengekstrak sample representatif dari aliran cairan dalam pipa. Catatan : Automatic sampler biasanya terdiri atas : probe, sample extractor, controller, alat ukur aliran dan wadah contoh.
2. Automatic sampling system
Suatu sistem yang terdiri atas : stream conditioning, automatic sampler dan pencampur contoh.
3. Probe.

Bagian dari automatic sampler yang diperpanjang kedalam pipa dan secara langsung sebagian dari cairan masuk ke sampler extractor.
4. Sample.
Suatu bagian yang terekstrak dari volume total yang mungkin atau tidak mengandung unsur pokok dalam ukuran yang sebanding seperti adanya dalam volume total.
5. Representative sample.
Suatu bagian yang terekstrak dari satu volume total yang mengandung unsur pokok dalam ukuran dan sebanding seperti adanya dalam volume total.
6. Sample Controller.
Suatu peralatan yang menentukan beroperasinya sample extractor.
7. Sampling.
Seluruh tahapan yang diperlukan untuk memperoleh satu sample yang representative yang terdapat dalam pipa, tangki atau wadah lainnya dan menempatkan sample tersebut kedalam wadah contoh yang mana sejumlah contoh uji (test Specimen) yang representative dapat diambil untuk analisis.
8. Grab
Volume contoh terekstrak dari suatu perpipaan dengan satu gerakan atau langkah tunggal dari sample extractor.

9. Sample Extractor
Suatu alat yang memindahkan contoh (grab) dari suatu perpipaan, sample loop atau tangki.
10. Stream Conditioning
Pengadukan dari suatu aliran sedemikian rupa sehingga contoh representatif dapat diekstrak.
11. Sample loop (fast loop or slip stream)
Suatu bypass volume rendah yang dialirkan dari pipa utama

3 Makna dan Kegunaan.

Contoh yang representative dari minyak bumi dan hasil-hasinya diperlukan untuk penetapan sifat-sifat kimia dan fisika, yang dapat dipakai untuk menetapkan atau menentukan volume standar, harga dan memenuhi kebutuhan perdagangan dan spesfikasi yang ditentukan.

4 Kriteria Pengambilan

Contoh Representatif. Kriteria berikut harus memuaskan untuk memperoleh satu contoh yang representative dari suatu aliran :
– Untuk campuran yang homogen dari minyak dan air, maka air bebas air ter suspensi (Entrained Water) harus terdispersi secara seragam pada titk pengambilan contoh.

– Grab harus diekstrak dan dikumpulkan dalam satu cara pengaliran proporsional yang memberikan contoh representative.
– Grab harus pada volume yang konsisten
– Contoh harus dijaga dalam penampung contoh tanpa mengubah komposisi contoh. Venting uap hidrokarbon selama pengisian dan penyimpanan harus diminimalkan. Contoh harus dicampur dan ditangani untuk meyakinkan bahwa contoh uji representatif dapat diambil untuk analisis.

5 Automatic Sampling System

Sistem Pengambilan Contoh Otomatis terdiri atas :
– Stream conditioning dari lokasi sampling
– Alat untuk ekstrak secara fisika dari aliran
– Alat ukur aliran
– Pengontrol volume total dari contoh yang terekstrak
– Penampang contoh