Penyelidikan Kecelakaan
Pemeriksaan dan konsultasi secara teratur antara pihak manajemen dan karyawan akan berhasil mencegah terjadinya banyak kecelakaan. Apabila kecelakaan masih tetap terjadi, hal itu perlu diselidiki dengan teliti untuk mengetahui penyebabnya. Kebanyakan kecelakaan dan insiden disebabkan oleh beberapa hal, seperti :
Perlatan yang rusak atau mengalami gangguan
Jadwal kerja atau jadwal produksi yang terlalu padat
Cara kerja yang tidak benar
Adanya hambatan di jalur yang biasa dilalui
Cairan tertumpah di lantai
Faktor lingkungan, seperti kebisingan dan jam kerja yang terlalu lama
Gagal menerapkan praktek kerja yang aman
Pelatihan dan pengawasan yang tidak memadai
Insiden berarti sesuatu yang cenderung menyebabkan cedera atau penyakit, termasuk kecelakaan yang mengakibatkan cedera atau cenderung mengakibatkan cedera. Karyawan yang melaporkan keadaan darurat harus menjelaskan siapa namanya, di mana lokasinya, jenis keadaan darurat, serta jumlah karyawan yang terlibat.
Pelaporan penyelidikan efektif terhadap suatu kecelakaan akan menghasilkan informasi yang penting bagi pihak manajemen dalam usaha menentukan tindakan yang dibutuhkan untuk mencegah timbulnya keadaan yang sama, untuk memilih prioritas pencegahan, dan untuk menilai keefektifan sistem pengontrolan yang telah diterapkan.
Apakah yang perlu diselidiki ?
Semua kecelakaan atau keadaan yang cenderung menyebabkan kecelakaan harus diselidiki secepat mungkin setelah terjadi. Penyelidikan lokasi harus dilakukan segera dan dibuat daftar kronologi kejadian yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, termasuk laporan dari saksi mata. Setiap kali terjadinya kecelakaan atau insiden, formulir penyelidikan kecelakaan harus diisi. Formulir tersebut harus dirancang khusus agar isinya :
Menyediakan penilaian yang obyektif tentang dampak kecelakaan dari segi kerugian tenaga kerja maupun biaya
Menjelaskan sebab yang sebenarnya
Mempermudah identifikasi daerah yang bermasalah atau bahaya tertentu
Menyarankan tindakan perbaikan
Menyediakan informasi untuk pengumpulan data statistik dan sebagai bahan pertimbangan dalam menganalisa perlunya program pelatihan
Menyediakan data tentang kesehatan dan keselamatan kerja
Menyediakan informasi penunjang untuk mengajukan tuntutan ganti-rugi
Menyediakan informasi untuk dimuat di buletin kesehatan dan keselamatan kerja. Atau untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang sama.
Catatlah hal-hal berkenaan dengan pemeriksaan yang berikut :
Setelah terjadinya kecelakaan atau insiden, maka pihak manajemen bertanggung jawab untuk segera mengambil tindakan untuk memperbaiki keadaan, serta mencegah agar kecelakaan yang sama tidak terjadi lagi. Dalam hal ini wakil pihak manajemen sebaiknya berkonsultasi dengan wakil kesehatan dan keselamatan kerja yang bersangkutan. Setelah terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal atau parah, baik lokasi maupun segala sesuatu yang berhubungan dengan kecelakaan, tidak boleh diganggu.
Untunglah sebagian besar kebakaran yang terjadi umumnya relatif kecil dan dapat ditanggulangi dengan menggunakan alat pemadam kebakaran yang sesuai. Penyelamatan jiwa manusia harus dilakukan terlebih dahulu sebelum api dipadamkan.
Daerah Terlarang
Daerah terlarang merupakan daerah “tidak boleh masuk” karena terjadinya sesuatu, misalnya proses pengoperasian yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau ada peralatan yang rusak sehingga menimbulkan bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan karyawan yang mungkin memasuki daerah tersebut.
![]()
Gambar 5.5 Daerah terlarang