Home > Pengendalian Instrumen > Sensor dan Transduser > Transduser Piezoelectric

Transduser Piezoelectric

Transduser Piezoelectric berkeja memanfaatkan tegangan yang terbentuk saat kristal mengalami pemampatan
• ion positif dan negatif terpisah akibat struktur kristal asimetris
• bahan kristal: kuarsa dan barium titanat, elektret polivilidin florida
• bentuk respons
clip_image003

clip_image005
Gambar 3.37 Transduser Piezoelektrik: (a) konstruksi PE,

(b) rangkaian ekivalen PE
clip_image006
Gambar 3.38 Respons Tegangan PE

Rangkaian pembaca tegangan pada piezoelektrik sensor
• kristal bukan konduktor (tidak mengukur DC, rangkaian ekivalen) gunakan rangkaian Op-Amp dengan impedansi input tinggi (FET, untuk frekuensi rendah)
• bila respons yang diukur dekat dengan frekuensi resonansi kristal, ukur muatan sebagai ganti tegangan
clip_image011
di mana Qx = muatan listrik kristal (coulomb)
Kqe = konstanta kristal (coul/cm)
ε = gaya tekan ( Newton)

• Gambar (a) R tinggi untuk alur DC, (b) saklar untuk mengukur tegangan strain saat ON dan OFF dan (c) mengukur muatan, tegangan (Vo)yang dihasilkan adalah :
clip_image012

clip_image013
Gambar 3.39 Rangkaian pembacaan tegangan kristal