Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Upaya Keselamatan Tempat Kerja

a) Tetap bersih dan sehat :
(1) Pekerja mempunyai perasaan senang bekerja
(2) Dapat meningkatkan semangat dan kemauan pekerja
(3) Dapat menimbulkan sikap inovatif dan kreatif

b) Aman :
(1) Terhadap gangguan dari luar, dapat dipelihara dengan penjaga, jendela dan pintu yang baik
(2) Siswa dengan leluasa keluar bila terjadi kebakaran, gempa, dll
(3) Konstruksi pintu di buat :
– Lebar 90 cm dan tinggi 2 m (minimal)
– Di buka keluar dengan tingi pegangan 75 cm – 110 cm
– Antar ruang dan berdekatan dengan pintu keluar.
(4) Konstruksi tangga di buat :
– Bersudut 30ΒΊ
– Kedalaman minimum 29 cm dan ketinggian maksimum 17 cm
– Dibagian ujung dipasang anti slip lebar 2,5 cm dalam setiap anak tangga
(5) Konstruksi jalan menanjak dibuat :
– Dengan sudut 10 derajat
– Halus dan tidak licin

c) Penerangan yang baik yaitu dapat :
(1) Mengurangi ketegangan otot mata
(2) Memudahkan penglihatan dan mengusahakan kebersihan
(3) Meningkatkan ketelitian
(4) Meningkatkan semangat dan kegairahan kerja
(5) Menggunakan luas lantai secara efisien
(6) Mengurangi kecelakaan

Untuk mendapatkan penerangan yang baik dari matahari disarankan antara lain :
(a) Konstruksi jendela yang memungkinkan sinar masuk merata yaitu langit yang dapat terlihat oleh orang yang duduk dekat jendela dengan pemasangan penahan sinar yang masuk (tirai)
(b) Luas jendela dibuat 20%-50% luas lantai (dapat 20% bila jendela menghadap ke lapangan)
(c) Ambang bawah jendela sama tinggi meja siswa (1,20 m)
(d) Ambang atas jendela paling rendah 30 cm dan langit-langit (yang baik adalah 15 cm)
(e) Jarak antara 2 jendela dan/ atau jarak antara jendela dengan dinding bagian depan/ belakang paling besar 1,5 m
(f) Tinggi langit-langit 3,25 m – 3,75 m
(g) Ruangan dengan lebar > 6,50 m diperlukan jendela berkaca, penerangan tambahan serendah-rendahnya 1,20 (sebaiknya 2,00m)
(h) Ruang dengan lebar > 8,40 m diperlukan penerangan buatan (lampu listrik)

Catatan :
Sebaiknya bangunan dibuat memanjat ke Timur – Barat agar penerangan dapat diperoleh merata sepanjang hari.

d) Suhu, kelembaban dan kebersihan udara dapat diatur :
(1) Ruang belajar/ bekerja dapat menerima cukup sinar matahari sehingga tidak lembab dan mendapat ventilasi yang cukup.
(2) Dipasang Air Conditioner (AC) di ruangan agar udara sejuk dapat menimbulkan suasana nyaman dan kegembiraan kerja
(3) Diberi Ventilasi yang baik agar udara dapat berganti secara terus menerus

Ventilasi diusahakan dibuat misalnya
a. Luas lubang 6% – 10% x luas lantai (tergantung kecepatan aliran udara)
b. Pertukaran udara orang merokok : 30M3/jam/orang

Untuk memperoleh layanan kerja diatur :
a. Udara : 10 s/d 15 M3/1 M3 luas ruang kerja
b. Jarak antara cepat kerja : 3 meter
c. Jarak gerak pekerja : 2 M2 /orang
d. Suhu udara ideal tidak boleh > 32 C (karena penyinaran)

Antara ruang dan siswa untuk pergantian udara di atur sebagai berikut :
image

Taufiqullah

Taufiqullah