" /> Penggunaan Mistar Sorong - TN Mesin
Home > Perbaikan Otomotif > Peralatan Mekanik > Penggunaan Mistar Sorong

Penggunaan Mistar Sorong

a. Mengukur Diameter Luar Benda
Cara mengukur diameter, lebar atau ketebalan benda :
image
Gambar Mengukur Diameter Luar Benda

Putarlah pengunci ke kiri, buka rahang, masukkan benda ke rahang bawah jangka sorong, geser rahang agar rahang tepat pada benda, putar pengunci ke kanan.

b. Mengukur Diameter Dalam Benda
Cara mengukur diameter bagian dalam sebuah pipa atau tabung.
image
Gambar Mengukur Diameter Dalam

Putarlah pengunci ke kiri, masukkan rahang atas ke dalam benda, geser agar rahang tepat pada benda, putar pengunci ke kanan.

c. Mengukur Kedalaman Benda
Cara mengukur kedalaman benda
image
Gambar Mengukur Kedalaman Benda

Putarlah pengunci ke kiri, buka rahang sorong hingga ujung lancip menyentuh dasar tabung, putar pengunci ke kanan. Cara membaca: 

  • Jepitlah benda yang akan diukur. 
  • Cari angka pada skala utama yang telah dilewati oleh angka 0 dari skala nonius, Jika 0 nonius tepat digaris skala utama berarti hasilnya tepat dalam mm tanpa pecahan. Jika 0 skala tidak tepat dengan skala utama lanjutkan langkah berikutnya. 
  • Cari garis dari skala nonius yang lurus dengan skala utama, kalikan jumlah strip nonius dengan nilai ketelitiannya sebagai pecahan dari skala utama.

Contoh 1:
image
Angka 0 nonius melewati 24mm ->  24mm lebih Slaka nonius yang lurus dengan skala utama adalah 7 –> 14 strip
-> 14 x 1/20 = 14 x 0,05 = 0,7mm
Hasil ukur = 24,7mm = 2,47cm.

Contoh 2:
Dari pengukuran kedalaman ditemukan hasil pada skala berikut ini, berapakah ketelitian mistar sorong yang digunakan? Berapakah hasil ukurnya ?
image
Jawab :
Ketelitian mistar sorong yang digunakan adalah : 1/20mm = 0,05
Hasil ukurnya adalah :
Angka 0 nonius melewati 29mm –> 29mm lebih
Slaka nonius yang lurus dengan skala utama adalah antara 6 ->12 strip –> 12 x 1/20 = 12 x 0,05 = 0,6mm
Hasil ukur = 29,6mm = 2,96cm.