" /> Safety Pekerjaan Hidrolik - TN Mesin
Home > Perbaikan Otomotif > Dasar Sistem Hidrolik > Safety Pekerjaan Hidrolik

Safety Pekerjaan Hidrolik

Apabila bekerja disekitar rangkaian hidrolik, keselamatan diri anda sendiri dan orang lain adalah merupakan petimbangan pertama. Saran-saran yang dianjurkan dalam bagian ini adalah merupakan tindakan pencegahan umum yang selalu diamati pada saat mengerjakan sistem hidrolik.
1. Selalu menurunkan unit pekerjaan hidrolik ke tanah sebelum meninggalkan kendaraan.
2. Parkir kendaraan mesin di atas tanah datar dan gunakan rem bila memungkinkan.
3. Pasang tanda safety dan/atau kunci unit pekerjaan pada saat anda harus bekerja pada sistem yang sementara dinaikkan. Jangan bersandarkan pada pengangkatan melalui hidrolik untuk menopang unit.
4. Jangan pernah mengservis sistem hidrolik pada saat sementara engine dalam keadaan hidup kecuali jika sangat diperlukan, sebagaimana pada saat membuang aliran sistem.
5. Jangan pernah membongkar silinder sampai unit yang akan dikerjakan berada diatas tanah atau diganjal dengan aman. Pastikan bahwa engine dalam keadaan mati.
6. Pada saat mengangkut mesin, kunci stop silinder untuk menahan unit pekerjaan dengan kuat.
7. Jangan pernah memeriksa kebocoran dengan menggunakan tangan atau jari-jari anda. Tekanan tinggi dapat menyebabkan terjadinya luka.
8. Sebelum memutuskan selang oli, lepas semua tekanan hidrolik dan buang akumulator (jika digunakan).
9. Pastikan bahwa semua sambungan kencang dan pipa serta selang tidak rusak.

Pembuangan oli dibawah tekanan dapat menimbulkan bahaya kebakaran dan dapat menyebabkan cedera..

10. Pompa-pompa hidrolik dan katup kontrol adalah berat. Sebelum dilakukan pembongkaran, persiapkan alat penopang mis. chain hoist, dongkrat atau pengganjal.
11. Untuk memastikan pengontrolan unit, jaga agar hidrolik penyetelannya tepat.

Pompa yang berisik
image