Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Jenis Sensor – Page 3 – TN Mikro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Sensor Dan Aktuator > Jenis Sensor (page 3)

Jenis Sensor

Bahan- bahan Strain Gauge

Berbagai jenis bahan tahanan telah dikembangkan untuk pemakaian dalam Gauge –Gauge kawat dan foil, seperti: a. Constantan adalah paduan (alloy) tembaga-nikel dengan koefisien temperatur rendah. Biasanya Constantan ditemukan dalam Gauge yang digunakan untuk strain dinamik, dimana perubahan level strain tidak melebihi ± 1500 μcm/cm. Batas temperatur kerja adalah dari 10 oC sampai 200oC. b. Nichrome V adalah paduan nikel-chrome yang ...

Read More »

Sensor Photo Dioda

Device photo semikonduktor memanfaatkan efek kuantum pada junction, energi yang diterima oleh elektron yang memungkinkan elektron pindah dari ban valensi ke ban konduksi pada kondisi bias mundur. Bahan semikonduktor seperti Germanium (Ge) dan Silikon (Si) mempunyai 4 buah electron valensi, masing-masing electron dalam atom saling terikat sehingga electron valensi genap menjadi 8 untuk setiap atom, itulah sebabnya kristal silicon memiliki ...

Read More »

Photo Transistor Sebagai Sensor Cahaya

Rangkaian dasar yang dapat digunakan untuk menggunakan Photo Transistor Sebagai Sensor Cahaya dapat menggunakan rangkaian sederhana berikut. 1. Rangkaian Dasar Dengan Logika HIGH Pada Saat Mendeteksi Cahaya Dengan konfigurasi pada gambar pertama diatas photo transistor sudah dapat memberikan logika HIGH pada saat menerima pancaran cahaya. Pada saat menerima cahaya maka nilai konduktifitas kaki kolektor – emitor akan naik sehingga Vout ...

Read More »

Fungsi Sensor Potensiometer

Transduser/sensor potensiometrik adalah sebuah alat elektromekanik yang mengandung elemen tahanan yang dihubungkan oleh sebuah kontak geser yang dapat bergerak. Gerakan kontak geser menghasilkan suatu perubahan tahanan yang biasa linier, logaritmis, eksponensial, dan sebagainya, bergantung pada cara dalam mana kawat tahanan tersebut digulungkan. Potensiometer yang tersedia di pasaran terdiri dari beberapa jenis, yaitu potensiometer karbon, potensiometer wire wound dan potensiometer metal ...

Read More »

Pengertian Sensor LVDT

Sesuai dengan namanya linear berarti gerak lurus linear, sensor ini berfungsi membaca pergerakan garis lurus, secara linear. LVDT terdiri dari : · Inti besi yang bergerak · Kumparan primer · Sepasang kumparan sekunder A. Kumparan Primer Terhubung dengan tegangan AC sebagai tegangan acuan B. Kumparan Sekunder Berjumlah 2 buah, terletak di samping kiri dan kanan kumparan primer saling terhubung secara ...

Read More »

Sensor Photo Transistor

Photo transistor merupakan jenis transistor yang bias basisnya berupa cahaya infra merah. Besarnya arus yang mengalir di antara kolektor dan emitor sebanding dengan intensitas cahaya yang diterima photo transistor tersebut. Photo transistor sering digunakan sebagai saklar terkendali cahaya infra merah, yaitu memanfaatkan keadaan jenuh (saturasi) dan mati (cut off) dari photo transistor tersebut. Prisip kerja photo transistor untuk menjadi saklar ...

Read More »