Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Struktur Tanah Liat – TN Seni
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Struktur Tanah Liat

Bentuk partikel-partikel tanah liat seperti lempengan kecil-kecil yang menyerupai bentuk segi enam (hexagonal) dengan permukaan yang datar, namun tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung.Dengan bentuk partikel seperti ini menyebabkan tanah liat mempunyai sifat liat (plastis) dan mudah dibentuk bila dicampur dengan air. Halini karena partikel-partikel tersebut saling meluncur satu dengan yang lain dengan air sebagai pelumasnya.
image
Gambar 35. Bentuk partikel tanah liat.

Rumus teoritisnya adalah Si2Al2O5(OH)4 atau Al2O3.2SiO2.2H2O (Velde, 1992).
image
Gambar 36. (a) Struktur lembaran kaolinit (b) partikel lempung

Perbandingan besar butiran dan bentuk butiran partikel-partikel tanah liat akan berpengaruh pada plastisitas, kekuatan kering, penyusutan, porositas, dan karakter benda setelah dibakar. Struktur tanah liat ;
a. Struktur halus (plastis): tanah liat
b. Struktur kasar (tidak plastis): pasir
Perbandingan lempung (clay), tanah endapan (silt) dan pasir (sand) dapat dilihat pada gambar di bawah.
image
Gambar 37. Perbandingan antara lempung, tanah endapan, dan pasir

Pasir mempunyai ukuran antara 0,05-2 mm, tanah endapan berukuran diameter 0,05 – 0,002 mm, sedangkan lempung (tanah liat) mempunyai ukuran partikel kurang dari 0,002 mm. Dari uraian di atas, tanah liat memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda baik dari sifat plastisitasnya, daya kerjanya, susutnya, suhu bakarnya, porositasnya, dan warna bakarnya terang/gelap. Agar memenuhi persyaratan untuk dapat digunakan maka perlu dilakukan perbaikan sifat-sifat tanah yang demikian yang dilakukan sebelum proses pembentukan.

Yang perlu diingat bahwa penambahan bahan akan saling mempengaruhi sifat-sifat tanah liat tersebut. Bahan-bahan yang dapat ditambahkan untuk memperbaiki karakter tanah liat:
1) Sebagai bahan plastis adalahballclay atau bentonit
2) Sebagai bahan pengeras/pengisi adalah flint, grog/chamotte, pasir, talk
3) Sebagai bahan pelebur/flux adalah feldspar, kapur, magnesia, dolomite dan oksida besi.


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79