Home > Ilmu Ukur Kayu > Pengukuran Pohon > Pengukuran Dengan Garpu Pohon

Pengukuran Dengan Garpu Pohon

a) Bentuk fisik garpu pohon
Bentuk fisik garpu pohon berupa mistar yang bercagak dan mempunyai skala (satuan ukur). Skala garpu pohon pada awalnya berupa selang diameter, kini telah diubah ke dalam satuan ukur. Satuan ukur yang digunakan adalah cm dengan satuan ukur terkecil dalam mm.

b) Dasar Kerja
Perhatikan Gambar 38 di bawah ini.
image
Gambar 38. Cara penggunaan garpu pohon

Cara penggunaan garpu pohon adalah :
(1) Apitkan kedua lengan pada batang dan cari/tentukan bagian lingkar batang yang terkecil (d1); sebagai pengukuran diameter yang pertama.
(2) Upayakan kedua lengan sama tinggi dari permukaan tanah (setinggi dada = 130 cm).
(3) Pengukuran diameter yang kedua (d2), tegak lurus pengukuran diameter yang pertama atau diameter terpanjang.
(4) Diameter batang pohon adalah rataan keduanya, yaitu d = 1/2 x (d1-d2)

c) Kesalahan ukur keliling batang pohon
Kesalahan ukur keliling batang pohon pada saat menggunakan garpu pohon adalah (Gambar 39) :
image
Gambar 39. Kesalahan ukur dengan garpu pohon

AC = kedudukan lengan yang benar, sedangkan
AC1 = kedudukan lengan yang salah

Besar kesalahan yang terjadi sebesar :
Ed = AC1 – AC