" /> Transportasi Peralatan Pengeboran | TN Sipil
Home > Teknik Pengeboran > Jenis Pengeboran > Transportasi Peralatan Pengeboran

Transportasi Peralatan Pengeboran

Pengiriman peralatan pengeboran bisa dilakukan melalui jalur darat, air maupun udara tergantung lokasi pengeborannya. Transportasi peralatan pengeboran disebut dengan istilah moving. Pemilihan peralatan untuk transportasi peralatan pengeboran ini didasarkan kepada tingkat kemudahan dan biaya serta tingkat kemungkinannya. Dalam melakukan transportasi harus memperhatikan keselamatan kerja, baik terhadap pekerja, peralatan, maupun lingkungan, mengingat peralatan-peralatan pengeboran yang melintasi besar-besar dan berat.

Urutan transportasi juga harus memperhatikan urutan peralatan pengeboran yang akan diangkut. Peralatan yang duluan dipasang dilokasi itulah yang duluan dibawa. Hal ini untuk menghindari penumpukan peralatan di lokasi, mengingat ruang yang terdapat dilokasi terbatas.
a. Transportasi melalui darat
Pengiriman peralatan melalui darat biasanya dilakukan dengan menggunakan trailers. Untuk daerah tertentu misalnya padang pasir pengiriman peralatan dengan cara “skidding” yaitu penarikan rig secara utuh ditempatkan pada pelat baja yang datar yang dibawahnya dilengkapi dengan roda yang terbuat dari besi, kemudian rig ini ditarik dengan buldozer. Cara ini dilakukan bila keadaan daerahnya relatif datar dan untuk jarak yang jauh cara ini akan lebih efisien dan ekonomis

b. Transportasi melalui air
Bila lokasi pengeboran berada di daerah berpaya atau dapat didekati dengan sarana air, pengiriman rig dapat dilakukan dengan kapal khusus. Jika rig digunakan di daerah berpaya biasanya rig dipasang secara utuh pada “barge” kemudian kapal ini ditarik dengan kapal penarik “towing ship”.
image
Gambar 2.7. Transportasi Jalur Darat

image
Gambar 2.8. Transportasi Jalur Perairan

c. Transportasi melalui udara
Apabila pengiriman peralatan melalui darat dan air tidak praktis atau kondisi geografisnya tidak memungkinkan untuk dilakukan melalui jalur darat atau air maka peralatan dapat dikirim melalui jalur udara. Bila menggunakan kapal terbang, maka di lokasi harus disiapkan cukup lahan untuk landasannya tetapi bila tidak memungkinkan dibuat landasan maka dilakukan dengan menggunakan helicopter.
image
Gambar 2.9. Transportasi Jalur Udara