Home > Tanah Pertanian > Peranan Tanah > Fraksi Pasir dan Debu

Fraksi Pasir dan Debu

Fraksi pasir umumnya didominasi oleh mineral kuarsa (SiO2) yang sangat tahan terhadap proses pelapukan, sedangkan fraksi debu biasanya berasal dari mineral feldspar dan mika yang cepat lapuk, dan pada saat pelapukannya akan membebaskan sejumlah hara, sehingga tanah bertekstur debu umumnya lebih subur dibandingkan tanah bertekstur pasir. Dari penjelasan ini menunjukkan bahwa fraksi pasir dan debu lebih berperan secara fisik, sedangkan sebagian fraksi liat yang berukuran < 1μm merupakan koloid atau partikel bermuatan listrik yang aktif sebagai tempat pertukaran anion atau kation, maka fraksi liat lebih berperan secara kimiawi dari pada secara fisik.

Dalam menentukan tekstur tanah dilapangan dengan metode rasa (by feel), maka fraksi pasir akan terasa kasar dan tidak lekat, fraksi debu akan terasa agak halus dan agak lekat, tetapi tidak licin, sedangkan fraksi hat akan terasa halus, lekat, dan licin. Berdasarkan hasil analisis laboratorium, terhadap fraksi-fraksi penyusun tanah, maka menurut klasifikasi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) tekstur tanah dibagi menjadi 12 kelas seperti tertera pada Gambar 1.6.

Bedasarkan gambar segitiga tekstur di atas, maka suatu tanah disebut bertekstur pasir jika mengandung pasir minimal 85%, bertekstur debu jika kandungan debu minimal 80%, dan bertekstur liat jika memiliki fraksi liat minimal 40%. Secara umum, tanah yang berkomposisi ideal terdiri dari 22,5–52,5% fraksi pasir, 30-50% fraksi debu dan 10-30% fraksi liat atau biasa disebut bertekstur lempung.
image
Gambar 1.6. Diagram segitiga kelas tekstur tanah USDA

Berdasarkan kelas teksturnya maka tanah digolongkan menjadi 3 kelompok, yaitu:
1. Tanah bertekstur kasar atau tanah berpasir berarti tanah yang mengandung minimal 70% pasir. Kelas tekstur tanah yang termasuk tanah bertekstur kasar ada 3 jenis adalah tekstur pasir (sand), tekstur pasir berlempung (loamy sand) dan lempung berpasir (sandy loam).

2. Tanah bertekstur halus atau tanah berliat berarti tanah yang mengandung minimal 37.5% fraksi liat. Kelas tekstur tanah yang termasuk tanah bertekstur halus ada 3 jenis yaitu tanah bertekstur liat (clay), liat berdebu (silty clay) dan liat berpasir (sandy clay). 3. Tanah bertekstur sedang atau tanah berlempung, terdiri dari:

a) Tanah bertekstur sedang tetapi agak kasar ada 2 jenis meliputi tanah yang bertekstur lempung berpasir (sandy loam) atau lempung berpasir halus,

b) Tanah bertekstur sedang ada 4 jenis meliputi yang bertekstur lempung berpasir sangat halus, lempung (loam), lempung berdebu (silty loam) atau debu (silt), dan

c) Tanah bertekstur sedang tetapi agak halus ada 3 jenis mencakup lempung berliat (clay loam), lempung liat berpasir (sand clay loam) atau lempung liat berdebu (sandy silt loam).