Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Tenaga Endogen dan Eksogen Terhadap Tanah Liat – TN Blogs
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Tanah Liat > Tenaga Endogen dan Eksogen Terhadap Tanah Liat

Tenaga Endogen dan Eksogen Terhadap Tanah Liat

Diperkirakan dua milyar tahun silam tenaga alam yang besar mulai mengubah permukaan bumi pada batuan “Feldspatik”. Suatu interaksi antara atmosfir bumi yang mengandung gas dengan permukaan bumi akan saling memberikan pengaruh. Pada saat bumi mendingin, uap air di atmosfir yang berbentuk gas mulai mengembun dan terjadilah hujan. Air hujan kemudian mengisi cekungan-cekungan membentuk lautan dan memberikan pengaruh pada permukaan daratan yang mempunyai garis permukaan lebih tinggi.

Air merupakan salah satu faktor penting yang dapat merubah permukaan bumi. Air dapat melarutkan bebatuan dalam jumlah banyak. Selama jutaan bahkan milyaran tahun, air telah mengikis gunung-gunung dan meratakan lembah-lembah.

Adanya mineral garam di laut yang jumlahnya diperkirakan 1500 milyar ton membuktikan bahwa begitu besarnya kekuatan air yang mengikis bebatuan dan melarutkan bahan-bahan alkali dan mineral lain yang telah tergerus, serta mengalirkan ke tempat-tempat yang lebih rendah dan akhirnya ke laut. Air dapat juga membelah bebatuan dengan cara menyusup ke celah-celah retakan.

Pada musim dingin dengan suhu mencapai sekitar 0º, air yang berada di celah-celah batu tersebut akan membeku dan mengembang akhirnya memecah bebatuan tadi menjadi kepingan-kepingan lebih kecil. Selain air, tumbuhan juga dapat menghancurkan bebatuan yang keras.

Melalui tenaga rambat, akar-akarnya dapat memasuki celah-celah retakan batu dan dalam pertumbuhannya cenderung memecah batu tersebut menjadi unit yang lebih kecil. Angin dan gletser juga dianggap sebagai tenaga alam yang hebat dandapat memindahkan mineral tanah liat yang halus hasil pelapukan batuan feldspatik ke tampat yang jauh dari batuan induknya.

Tenaga alam yang dapat merubah permukaan bumi dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen menyebabkan terjadinya perubahan pada permukaan bumi karena pengaruh air, angin, gletser dan tumbuhan. Pada saat bola yang membara mulai mendingin, terjadilah penyusutan. Akibatnya bahan-bahan mineral yang ada di dalam bumi terdorong ke atas membentuk bukit-bukit dan gunung-gunung. Oleh proses pelapukan dan erosi yang terus menerus sepanjang zaman, bukit dan gunung tersapu bersih, mineral-mineral yang berupa lumpur tanah liat mengalir bersama-sama air ke tempat rendah dan akhirnya mengendap di danau-danau atau lautan.

2. Tenaga Endogen
Tenaga endogen menyebabkan terjadinya perubahan di dalam bumi oleh karena pengaruh tenaga panas dan gempa bumi yang sangat hebat. Lapisan endapan disorong lagi ke atas menjadi bukit-bukit dan gunung- gunung. Demikian seterusnya yang dikeluarkan dari dalam bumi berupa uap panas, tekanan gas, gempa bumi dan sebagainya itu disebut tenaga endogen.

Proses pelapukan batuan granite dapat dijelaskan seperti pada gambar di bawah ini.

 clip_image001
Gambar 6.1. Proses pelapukan batuan granit. (sumber: Frank Hammer and Janet Hammer).


Notice: Undefined index: tie_hide_share in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/single.php on line 79