Rangkaian Peralihan Resistor-Kapasitor
Marilah kita ungkapkan kembali pemhamanan kita tentang kapasitor. Kapasitor adalah elemen pasif rangkaian yang dapat menyimpan energi. Kapasitor terbuat dari dua plat penghantar paralel yang mempunyai luas A (m2) dan berjarak satu sama lain sebesar d (m). Dengan hubungan seperti itu maka bila kapasitor ini mendapat arus listrik maka akan membangkitkan tegangan pada kapasitronya, di mana besar nilai tegangan kapasitor adalah:
![]()
Di mana C adalah konstanta yang nilainya tergantung pada luas plat dan jarak pelat serta bahan isolasi yang terdapat diantara kedua plat tersebut. Secara matematik dapat dituliskan sebagai berikut:
![]()
Di mana :
C disebut Kapasitansi yang diukur dalam satuan Farad
ε adalah permitivitas bahan dielektrikum.
Untuk udara nilai permitifitasnya adalah
ε = ε0 = 8.854 pF/m.
Amati gambar berikut ini. Sebuah kapasitor terhubung ke sumber tegangan arus searah melalui resistor R dan dikontrol oleh sakelar S seperti gambar berikut. Sampai di sini kalian pasti ingin mengetahui apa yang terjadi jika arus listrik searah dihubungkan dengan sebuah kapasitor. Jika kalian buat rangkaian RC seperti gambar berikut, perhatikan apa yang terjadi dengan arus dalam rangkaian dan tegangan pada kapasitor?
![]()
Gambar 3.41 Rangkaian Seri RC
Konsep
Apabila sumber arus searah dihubungkan dengan sebuah kapasitor, muatan-muatan dari sumber disalurkan pada kapasitor. Akibatnya lempeng-lempeng dalam kapasitor, yang semula netral, membentuk polaritas yang berbeda. Melalui resistor R yang dirangkai seri dengan kapasitor, pengisian muatan mengalami hambatan. Oleh karenanya, selain bergantung pada tegangan sumber, pengisian muatan juga bergantung pada waktu. Gambar Rangkaian percobaan memperlihatkan rangkaian seri yang dihubungkan dengan sumber DC.
Hubungan potensial saat kapasitor dimuati sebagai berikut:
![]()
dengan Vo , VR , dan VC menyatakan potensial sumber, potensial pada hambatan dan potensial pada kapasitor, q adalah muatan yang mengisi kapasitor, i adalah arus yang melewati rangkaian dan C adalah besar kapasitas dari kapasitor. Dengan menggunakan persamaan (2) dan (3), persamaan (1) dapat diselesaikan untuk menentukan potensial kapasitor saat pengisian muatan :
![]()
Apabila sumber dilepas dan rangkaian RC dihubung-singkat (seperti pada gambar di atas), maka kapasitor akan melepaskan muatannya. Hubungan potensial padakondisi ini adalah :
![]()
Persamaan (5) ini dapat diselesaikan menjadi :
![]()
VC menyatakan potensial kapasitor saat pelepasan muatan dan VCO merupakan potensial kapasitor mula-mula.
![]()
Gambar Rangkaian Eksperimen
Menghitung Konstanta Waktu Rangkaian RC dengan Voltmeter.
1. Susun rangkaian seperti gambar rangkaian eksperimen, saklar muka-mula pada kondisi 1. Atur tegangan sumber 10 Volt. Perhatikan polaritas kapasitor.
2. Pindahkan saklar keposisi 2 dan catat VC setiap 40 detik sebanyak 15 data.
3. Pindahkan saklar ke kondisi 1, dan catat VC setiap 40 detik sebanyak 15 data.
4. Ulangi untuk harga R dan C yang lain.