Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Dasar Pengukuran Listrik – Page 16 – TN Elektro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150
Home > Dasar Pengukuran Listrik (page 16)

Dasar Pengukuran Listrik

Transfer Daya Maksimum

Teori ini pada umumnya digunakan secara khusus untuk menganalisa jaringan komunikasi. Efisiensi keseluruhan dari suatu jaringan yang mengupah daya maksimum kepada setiap cabang adalah 50%. Oleh karena itu penerapan teori ini untuk jaringan transmisi daya dan distribusi sangat terbatas. Di mana yang diharapkan pada jaringan transmisi dan distribusi adalah efisiensi yang tinggi dan bukannya pemindahan daya maksimum. Dalam kasus-kasus jaringan ...

Read More »

Sifat Elemen Pasif Rangkaian Arus Searah

Rangkaian listrik adalah suatu kumpulan elemen atau komponen listrik yang saling dihubungkan dengan cara-cara tertentu dan paling sedikit mempunyai satu lintasan tertutup. Elemen atau komponen yang akan dibahas pada mata kuliah Rangkaian Listrik terbatas pada elemen atau komponen yang memiliki dua buah terminal atau kutub pada kedua ujungnya. Untuk elemen atau komponen yang lebih dari dua terminal dibahas pada mata ...

Read More »

Kapasitor dan Kapasitansi

Kapasitan dapat didefinisikan sebagai suatu sistem kombinasi dari konduktor dan isolator yang bisa menyimpan listrik (elektron bebas). Kemampuannya tersebut diindikasikan denga huruf C. Satuan kapasitas dinyatakan dalam farad. Simbol farad adalah huruf F kapital. Satu farad dapat dinyatakan sebagai pengisian listrik (charge) sebesar satu Coulomb pada permukaan kapasitor dengan perbedaan potensial sebesar satu volt antara kedua pelat. Satuan Kapasitansi Satuan ...

Read More »

Sifat-sifat Arus Listrik

Arus listrik yang mengalir di dalam suatu bahan listrik dapat melakukan atau menimbulkan suatu usaha atau energi, yaitu – menimbulkan energi panas, – menimbulkan energi magnet, – menimbulkan energi cahaya, dan – menimbulkan reaksi kimia. Energi listrik mudah diubah menjadi energi lain. Listrik yang mengalir dalam konduktor dapat menimbulkan panas maupun medan magnet. Dapat kita ketahui pada motor listrik, putaran ...

Read More »

Pembagian Kelas Bahan Penyekat

Bahan penyekat listrik dapat dibagi atas beberapa kelas berdasarkan suhu kerja maksimum, yaitu sebagai berikut: Kelas Y, suhu kerja maksimum 90°C. Yang termasuk dalam kelas ini adalah bahan berserat organis (seperti Katun, sutera alam, wol sintetis, rayon serat poliamid, kertas, prespan, kayu, poliakrilat, polietilen, polivinil, karet, dan sebagainya) yang tidak dicelup dalam bahan pernis atau bahan pencelup lainnya. Termasuk juga ...

Read More »

Rangkaian dan Perhitungan Resistor

Resistor berfungsi untuk menghambat arus dan membagi tegangan, nilai nominal resistansi dan toleransi suatu resistor ditunjukkan oleh pita kode warna pada badan resistor tersebut. Warna pertama dan kedua merupakan nilai satuan, dan puluhan, warna ketiga menunjukkan jumlah nol dan warna keempat adalah toleransinya. Contoh : Suatu resistor memiliki warna dengan urutan : merah, ungu, kuning, dan emas; maka harganya : ...

Read More »