A. Akurasi Suatu alat ukur dikatakan tepat jika mempunyai akurasi yang baik yaitu hasil ukur menunjukkan ketidakpastian yang kecil. Dapat juga dipahami sebagai seberapa dekat hasil ukur dengan nilai benarnya. Dalam hal ini sebelum sebuah alat ukur digunakan, harus dipastikan bahwa kondisi alat benarbenar dalam keadaan baik dan layak untuk digunakan, yaitu alat dalam keadaan terkalibrasi dengan baik. Kalibrasi yang ...
Read More »Peralatan Ukur Listrik
Konfigurasi Alat Ukur Kwh Meter
KWH Meter digunakan untuk mencatat besarnya energi listrik yang dipakai oleh suatu beban listrik baik itu resistif, induktif, kapasitif. Semuanya akan dicatat oleh alat KWH Meter tersebut. Berdasarkan cara kerjanya (rancangannya) KWH Meter dibagi menjadi dua bagian yaitu ialah : 1. KWH meter dengan prinsif motor, 2. KWH meter dengan meter statik. Sedangkan meter statik digunakan untuk meter-meter arus searah. ...
Read More »Konfigurasi Alat Ukur Cos-Phi Meter
Cos-Phi meter adalah alat ukur faktor kerja daya untuk jaringan ac yang akan mengukur suatu pergeseran phasa antara tegangan dan arus pada suatu beban listrik. Dalam hal ini alat ukur cos-Phi meter termasuk suatu alat ukur tipe elektrodinamis kumparan silang. Untuk rangkaian cos-Phi meter dapat dilihat pada gambar dibwah ini : Gambar 51. Cos-Phi Meter Keterangan GB cos-Phi meter jumlah ...
Read More »Fungsi Watt Meter
a. Pengukuran Daya Arus Searah Dibawah ini diperlihatkan gambar Bagan hubungan wattmeter untuk pengukuran daya DC. Gambar 48. Bagan hubungan wattmeter untuk pengukuran daya DC Wattmeter adalah instrumen pengukur daya listrik yang merupakan kombinasi voltmeter dan ampermeter. Pengukuran daya arus searah dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur Wattmeter. Didalam instrument ini terdapat dua macam kumparan yaitu kumparan arus dan kumparan ...
Read More »Mengukur Kapasitor dan Dioda
a. Mengukur Kapasitor Kapasitor adalah komponen elektronik yang dirancang untuk dapat menyimpan dan membuang Tegangan Arus Listrik Searah (Direct Current Voltage/DCV). Kapasitor terbagi dalam dua jenis. Pertama, kapasitor yang memiliki kutub positip (+) dan negatip (-). Dalam teknik elektronika disebut kapasitor polar (polarised capacitor). Kedua, kapasitor yang tidak memiliki kutub positip (+) dan negatip (-). Disebut kapasitor non polar (unpolarised ...
Read More »Fungsi Volt-meter
Hal yang perlu diperhatikan dalam mengukur tegangan adalah posisi saklar jangkauan ukur dan batas ukur (range). Jika akan mengukur 220 ACV, saklar jangkauan ukur harus berada pada posisi ACV, dan batas ukur (range) pada angka 250 ACV. Hal yang sama berlaku untuk pengukuran tegangan DC (DCV). Tak kalah penting untuk diperhatikan adalah faktor keselamatan. Perhatikan apakah isolasi pembungkus kabel penyidik ...
Read More »