Warning: Use of undefined constant X - assumed 'X' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions.php on line 7
" /> Ohmmeter Seri – TN Elektro
Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Notice: Undefined index: font in /home/tneutron/public_html/wp-content/themes/jarida_disabled/functions/common-scripts.php on line 150

Ohmmeter Seri

Di pasaran dikenal dua jenis ohmmeter, yaitu ohmmeter seri dan ohmmeter paralel. Secara umum rangkaian ohmmeter seri ini terdiri dari meter dasar berupa miliammeter/mikroammeter arus searah, beberapa buah resistor dan potensiometer serta suatu sumber tegangan searah/batere. V adalah sumber tegangan searah/batere dan RM adalah resistansi dalam meter dasar M.
image
Gambar 8.4 Rangkaian Dasar Ohmmeter Seri

Mula-mula diambil RX = nol atau A-B dihubungkan sehingga diperoleh arus melalui meter M adalah:
image

Pada keadaan tersebut R2 diatur agar meter M menunjukan harga maksimum. Imaks = arus skala penuh (full-scale). Bila diambil RX = tak terhingga atau A-B dalam keadaan terbuka, maka diperoleh:
IM = 0

Sekarang dimisalkan suatu resistor RX dipasang pada A-B, maka arus melalui M adalah:
image

Sehingga:
image

image

Dalam persamaan tersebut IM = arus yang mengalir melalui meter M dan RX = resistansi yang diukur.